Ekonom Sri Susilo: Redenominasi Bukan Isu Baru

  • 07 Des 2025 20:09 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah, menurut Pengamat Ekonomi Sri Susilo bukan isu baru. Sebab, wacana yang sama pernah dilontarkan pada tahun 2011 silam.

Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution saat itu, melontarkan wacana redenominasi rupiah, meski saat itu tidak ditanggapi secara luas.

Menurut Sri Susilo, redenominasi rupiah hanya untuk efisiensi, dalam sistem pelaporan keuangan. Jadi hanya mengurangi angka nol di dalam ruang rupiah.

”Misalkan saat ini beli roti harganya seribu rupiah, besok setelah redenominasi harga satu rupiah nilainya sama,” kata Sri Susilo melalui pernyataan tertulis, Minggu (7/12/2025).

Untuk itu Pengamat Ekonomi Sri Susilo berharap, masyarakat tidak salah paham terhadap redenominasi rupiah. ”Karena ini tidak mengubah nilai rupiah, makanya perlu sosialisasi yang massif dan intensif,” ucapnya.

Sedangkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo memastikan, redenominasi rupiah hanya metode penyederhanaan dan secara nilai tetap sama. Saat ini, wacana tersebut masih dalam pembahasan. (r-ws/par)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....