Eko Suwanto Dorong Pemda Harus Serius Optimalkan Aset
- 06 Nov 2025 22:56 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto menyatakan langkah antisipasi pemangkasan anggaran dengan rencana Pemda DIY untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset harus dilakukan secara serius.
Langkah serius ini penting dilakukan karena dampak langsung pada pemangkasan Rp753 miliar yang seharusnya bisa dibelanjakan untuk daerah hingga penciptaan lapangan pekerjaan, tidak bisa dijalankan.
"Alokasi dana APBD seperti diketahui jadi satu daya ungkit perekonomian di daerah. Saat anggaran dipangkas, pertumbuhan perekonomian melorot dan dipastikan lapangan pekerjaan sedikit," kata Eko Suwanto, Kamis (6/11/2025).
Eko Suwanto menjelaskan, Rp753 milyar sejatinya bisa untuk menggerakkan perekonomian dengan program kerakyatan. "Jadi bisa dipastikan, pemangkasan ini buruk bagi pertumbuhan ekonomi rakyat dan usaha penciptaan lapangan kerja," ungkapnya.
Eko Suwanto juga mendukung, terobosan yang dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Terutama terobosan yang bisa dikerjakan daerah, asalkan sesuai peraturan perundang-undangan.
"Saya kira terobosan yang dilakukan Pemda DIY menyikapi pemangkasan anggaran 753 M dalam RAPBD Tahun 2026 dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset guna menaikkan PAD adalah hal yang perlu diseriusi," ucap Eko Suwanto.
Komisi A DPRD DIY juga mengapresiasi Pemda karena tidak menaikkan pajak daerah. Namun pemanfaatan dapat dengan bentuk sewa atau bentuk lainnya yang memberikan tambahan anggaran bagi PAD. "Tentu pemanfaatan aset untuk menaikkan PAD harus dilaksanakan sesuai peraturan perundang undangan," kata Eko Suwanto.
Eko Suwanto menambahkan rencana pemda DIY mengoptimalkan pemanfaatan aset, menyusul pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat berpotensi meningkatkan PAD.
"Saat ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemda untuk melakukan inventarisasi dan identifikasi aset Pemda khususnya tanah dan bangunan. Setelah data lengkap, agar disusun perencanaan yang matang dan serius. Jangan seperti hotel Mutiara, sudah lama dibeli Pemda tapi belum juga dimanfaatkan secara optimal. Kan kita kehilangan opportunity cost, kehilangan potensi keekonomian yang besar. Saya lihat banyak tanah dan aset milik Pemda yang belum optimal dikelola," ujar Eko Suwanto
Selain pemanfaatan aset, untuk menaikkan PAD, Pemda juga harus lakukan reformasi BUMD agar dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi pelayanan publik dan dapat menambah PAD.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....