IHSG Terkoreksi Tipis 0,11 Persen, Ini Alasannya
- 11 Jun 2025 19:48 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,11 persen ke level 7.222,45 pada Rabu (11/6/2025). Pelemahan ini terjadi di tengah optimisme pelaku pasar terkait negosiasi dagang AS-China.
Jika dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di 7.230,74, IHSG turun sebanyak 8,29 poin. Meskipun begitu, sebagian besar sektor justru mencatatkan penguatan.
Selama perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 7.239,95 dan terendah di 7.172,20. Total volume transaksi mencapai 31,46 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,36 triliun.
Sebanyak 10 dari 11 sektor bergerak naik, dipimpin oleh sektor barang baku (+2,00%), transportasi (+1,43%), dan teknologi (+1,07%). Sektor keuangan menjadi satu-satunya yang melorot, turun sebesar 0,30%.
Top gainers hari ini adalah PT LCK Global Kedaton Tbk. (LCKM) naik 34,72 persen, PT Charnic Capital Tbk. (NICK) naik 25 persen, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk. (PNSE) naik 24,79 persen. Sebaliknya, saham yang menjadi top losers yaitu PT MPX Logistik International Tbk. (MPXL) turun 14,74 persen, PT Clipan Finance Indonesia (CFIN) turun 13,07 persen, dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) turun 11,01 persen.
Jumlah saham yang menguat sebanyak 336, terkoreksi 256, dan 214 saham stagnan. Frekuensi transaksi mencapai sekitar 1,43 juta kali, mencerminkan aktivitas pasar yang cukup tinggi.
Secara keseluruhan, meski IHSG terkoreksi tipis, dorongan dari sektor komoditas, transportasi, dan teknologi menunjukkan masih adanya sentimen positif. (katon/atang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....