Darurat Kesehatan, ini Strategi Rantai Pasok Vaksin

  • 24 Sep 2026 20:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pengelolaan rantai pasok kesehatan menjadi faktor krusial dalam memastikan ketersediaan vaksin dan produk kesehatan saat terjadi kondisi darurat, seperti wabah penyakit maupun bencana.

PT Bio Farma membagikan pengalaman dalam mengelola supply chain management (SCM) pada situasi darurat kesehatan melalui studi kasus distribusi vaksin COVID-19 di Indonesia.

Paparan tersebut disampaikan Aryanto dari PT Bio Farma, dalam Workshop Logistics and Supply Chain Management During Disease Outbreaks and Disasters di Convention Hall Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Gamping, Kamis, 24 September 2026.

Dalam sesi tersebut, Aryanto menjelaskan bahwa sistem rantai pasok harus mampu menjaga kecepatan distribusi. Namun tanpa mengabaikan aspek kualitas dan keamanan produk kesehatan.

Supply chain management itu membahas tentang rangkaian proses. Semuanya dimulai dari tahap perencanaan, produksi, hingga proses distribusi kepada customer (konsumen).

”Sehingga, produknya bisa tiba dengan waktu yang sesuai,” ujarnya. ”Kemudian tempatnya sesuai dengan tujuan pengirimannya, jumlahnya sesuai, serta kondisinya tetap terjaga dengan baik.”

Menurut Aryanto, kondisi darurat menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan situasi normal. Lonjakan permintaan, keterbatasan waktu, gangguan jalur distribusi, menjadi aspek yang harus dikelola secara bersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....