Sisi Terang Ojol Motor Listrik, Lebih Hemat Biaya Operasional
- 20 Agt 2026 21:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tren penggunaan kendaraan ramah lingkungan kini tidak lagi terbatas untuk kebutuhan pribadi. Seiring meningkatnya kesadaran akan efisiensi biaya, sepeda motor listrik mulai banyak digunakan untuk berbagai aktivitas komersial, termasuk sebagai kendaraan operasional pengemudi ojek online (ojol). Inidilakukan karena dipengaruhi biaya operasional, terutama biaya energi dan perawatan.
Yuli Susiana, seorang pengemudi ojol mengaku motor listrik memberikan keuntungan yang lebih besar daripada motor bensin. Menurutnya, motor listrik jauh lebih sederhana dari aspek perawatan karena hanya perlu memperhatikan komponen seperti rem dan komstir saja.
“Banyak yang bilang kalau pakai motor listrik nanti sulit jalan jauh, sulit nge charge baterai, gak bisa naik tanjakan, buktikanya saya udah setahun pakai aman-aman aja”, ujarnya.
Perihal biaya operasional, ia menyebutkan dengan pengeluaran sekitar Rp10.000, motor tersebut sudah bisa digunakan untuk narik seharian. Padahal sebelumnya saat ia masih menggunakan motor bensin, biaya operasional mencapai Rp30.000 per hari.
Menurut Yuli, baik motor listrik maupun motor bensin memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Motor bensin memang mengeluarkan biaya bahan bakar dan perawatan yang lebih besar, tetapi bisa digunakan secara terus-menerus. Di sisi lain, motor listrik menawarkan efisiensi bahan bakar dan perawatan yang lebih minim. Namun, motor tersebut tidak bisa digunakan secara terus-menerus karena terkendala waktu pengecasan.
Dari segi biaya pendapatan, keuntungan motor listrik lebih besar Rp20.000 daripada motor konvensional. Persaingan harga yang terjadi sepanjang Agustus 2026 menunjukkan industri motor listrik Indonesia sedang berada dalam fase transisi. Produsen berlomba mempertahankan minat pasar sambil menunggu kejelasan pelaksanaan insentif pemerintah sebesar Rp5 juta per unit.
Di sisi lain, konsumen juga perlu memperhatikan detail harga yang ditawarkan karena sebagian model menggunakan skema sewa baterai, sedangkan model lain sudah termasuk pembelian baterai secara penuh. Perbedaan tersebut dapat memengaruhi biaya kepemilikan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....