Efek Kemarau, Harga Sayur di Pasar Prawirotaman Naik dan Turun Drastis

  • 29 Jul 2026 13:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Harga sejumlah komoditas sayur di pasar tradisional Yogyakarta mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Musim kemarau yang membuat pasokan dari petani menurun disebut sebagai penyebab utama, sementara permintaan dari konsumen tetap tinggi.

Perdagangan sayur di Pasar Prawirotaman, Nita, mengatakan kenaikan paling mencolok terjadi pada mentimun dan wortel.

“Yang naik drastis wortel, cabai, sama buncis. Timun melejit sekali,” ujar Nita saat ditemui di lapaknya, Rabu 29 Juli 2026.

Harga mentimun melonjak dari Rp8.000 menjadi Rp18.000 per kilogram. Menurut Nita, pasokan mentimun dari petani berkurang akibat kemarau, sementara permintaan tetap ramai dari rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner seperti pedagang pecel lele dan lalapan.

“Karena musim kemarau, jadi pemasokan dari petani berkurang. Terus permintaan banyak,” kata Nita.

Kenaikan serupa juga terjadi pada wortel. Wortel kualitas premium naik dari Rp10.000 menjadi Rp18.000 per kilogram. Sementara wortel kelas menengah yang biasanya dijual Rp2.000 sampai Rp3.000 per kilogram, saat ini mencapai Rp12.000 per kilogram akibat berkurangnya pasokan dari petani.

Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, beberapa jenis sayuran justru tercatat penurunan harga, di antaranya tomat dan bawang merah. Nita berharap pasokan dari daerah penghasil segera stabil agar harga kembali terjangkau bagi masyarakat. (Hendrawan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....