Digelar di Yogyakarta, Inacraft Targetkan Penjualan Ritel hingga Rp8 Miliar
- 14 Jul 2026 18:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Untuk pertama kalinya ajang Inacraft Festival tahun ini digelar di luar Jakarta. Daerah Istimewa Yogyakarta ditunjuk sebagai lokasi ajang Inacraft setelah 26 tahun penyelenggaraannya sejak tahun 1999 lalu. Tepatnya ajang ini akan digelar pada Rabu hingga Minggu, 15-19 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC).
Yogyakarta menurut Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Muchsin Ridjan dipilih karena reputasinya yang kuat sebagai kota budaya, dan pariwisata. Yogyakarta juga dikenal sebagai kota tujuan edukasi bagi generasi muda dari seluruh penjuru Indonesia.
“Berbeda dengan penyelenggaraan Inacraft di Jakarta yang selama ini lebih berfokus pada konsep pameran dagang konvensional (trade fair), ASEPHI kini mengemasnya dalam bentuk festival yang jauh lebih meriah. Langkah ini diambil demi memberikan pengalaman baru (experience) yang berkesan bagi para pengunjung domestik maupun pembeli (buyer) luar negeri melalui rangkaian program kunjungan budaya dan lokakarya interaktif,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar Selasa, 14 Juli 2026.
Muchsin pun optimis ada 25.000 pengunjung yang akan hadir selama lima hari penyelenggaraan. “Dengan target penjualan ritel Rp8 miliar serta target transaksi kontak bisnis (business matching) yang diharapkan mencapai angka USD 125 juta,” katanya.
Wakil Ketua Umum II ASEPHI Baby Jumawati mengatakan secara keseluruhan, pameran ini direncanakan akan dihadiri oleh perwakilan dari sekitar 80 daerah di Indonesia. Tak hanya berskala lokal, festival ini juga resmi naik kelas ke tingkat internasional dengan keikutsertaan perwakilan dari 10 negara di Paviliun Internasional.
“Di antaranya Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Uzbekistan, Australia, India, Jepang, dan Inggris,” ujar Baby di kesempatan yang sama.
Meskipun sempat ada pembatalan di saat-saat terakhir dari sejumlah delegasi Timur Tengah akibat situasi perang di wilayah mereka, antusiasme peserta dari kawasan Asia-Pasifik dan negara tetangga tetap sangat tinggi karena kondisi keamanan Indonesia yang dinilai sangat kondusif. Salah satu sorotan menarik datang dari delegasi Thailand yang secara khusus memboyong 30 buyer karena tertarik dengan paket festival yang menawarkan kunjungan ke sentra budaya, workshop, hingga objek wisata ikonik seperti Candi Prambanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....