Indomobil Expo 2026 Hadir, Perluas Ekosistem Mobil Listrik Jateng-DIY
- 12 Mei 2026 21:51 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Indomobil Group kembali menghadirkan pameran otomotif bertajuk Indomobil Expo yang digelar mulai tanggal 12–17 Mei 2026 di Main Atrium, Pakuwon Mall Yogyakarta. Melalui konsep “EVperience”, pameran tersebut ditujukan sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperluas adopsi kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di wilayah DIY dan Jawa Tengah.
CEO Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo mengatakan, pameran yang hadir di Yogyakarta ini, bukan sekadar sebagai pameran otomotif, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem mobilitas masa depan yang semakin mudah. Menurutnya, perkembangan teknologi yang terjadi di EV (Electric Vehicles) saat ini banyak dilirik masyarakat, bahkan tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga kemudahan kepemilikan, efisiensi penggunaan, serta kesiapan ekosistem pendukungnya.
"Acara ini adalah perjalanan yang kedua, Yang pertama ada di Jakarta, di Senayan City dari tanggal 5 sampai tanggal 17, yang kedua di Jogja dari tanggal 12 sampai tanggal 17. Kita akan melanjutkan di beberapa kota besar lainnya," katanya dalam sambutan pembukaan Indomobil Expo, Selasa, 12 Mei 2026.
Santiko Wardoyo mengungkapkan, perkembangan penggunaan mobil listrik semakin meningkat di Indonesia khususnya di DIY. Hal ini sejalan dengan pertambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), termasuk kepadatan dari SPKLU tersebut.
“SPKLU di Yogyakarta khususnya ini juga terus digencarkan, baik yang punya PLN atau yang bermitra. Ini menandakan bahwa keseriusan dari pemerintah sendiri dalam hal bagaimana kita bisa memanfaatkan energi listrik ini sebagai salah satu alat transportasi yang sangat hemat,” ujarnya.
Peningkatan minat terhadap mobil listrik sebagai pilihan moda transportasi masyarakat ini pun diakui Senior Manager UID Yogyakarta Deny Setiawan. Menurutnya, PLN sejak tahun 2016 terus berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan SPKLU yang tersebar diberbagai wilayah di DIY.
“Di wilayah Jogja itu yang kami kelola itu sekitar 32 mesin SPKLM. Kemudian ada juga dari pihak swasta itu sekitar 73 yang sudah tersedia. Belum lagi home charging, ini menurut data kami ini sekitar 700 home charging,” katanya.
Deny mengungkapkan, selain dari perkembangan SPKLU dan home charging yang cukup pesat, peningkatan pengguna mobil listrik juga terlihat dari pengisian daya yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Ia membandingkan pemakaian di tahun ini meningkat 4 sampai 5 kali lipat, jika dibandingkan tahun sebelumnya.
“Bahkan kami punya namanya SPKLU Center di UP3 Jogja, ini hampir 24 jam itu penuh, artinya ramai terus di sana. Jadi itu menunjukkan bahwa ini sinyal positif, mengindikasikan bahwa perkembangan otomotif nasional ini mulai menuju ke arah energi yang bersih,” ucapnya.
Peningkatan mobil listrik ini diakui Deny, sejalan dengan program pemerintah, 2060 Net Zero Emission. Upaya pengembangan SPKLU akan terus dilakukan termasuk dengan skema kemitraan menggandeng pihak swasta sebagai investor.

Sementara itu, President Director Sumber Baru Group, Hendra Kurniawan menyampaikan, terdapat banyak keuntungan yang bias dirasakan pengguna mobil listrik, diantaranya menghemat biaya operasional. Menurutnya, biaya operasional atau running cost bisa dihemat hingga sebesar 85 persen dibandingkan dengan mobil bensin.
“Jadi kalau kita melihat kita memakai mobil EV itu penghematannya dari kalkulasi riset kami yaitu bisa menghemat sampai 85 persen biayanya. Yang kedua, mendapatkan free dia balik nama kendaraan dan perpanjangan STNK setiap tahun,” katanya, menjelaskan.
Selain itu lanjut Hendra Kurniawan, pengeluaran juga bisa diminimalisir dari biaya perawatan, di mana mobil listrik bisa menekan pengeluaran hingga 70 persen. Hal ini dikarenakan mobil dengan konsumsi BBM biasanya harus dilakukan perawatan minimal 3 bulan sekali. “Karena EV itu biasanya setiap tahun itu servisnya cukup satu kali. Kalau combustion engine biasanya setiap tiga bulan sekali servis, jadi hematnya 75 persen.
Berdasarkan data terkini, jumlah kendaraan listrik berpelat AB di DIY telah mencapai sekitar 1.200 unit mobil listrik dan lebih dari 3.000 kendaraan listrik roda dua. Dalam ajang Indomobil Expo Jogja, Indomobil Group menghadirkan berbagai brand kendaraan listrik global dalam satu atap, mulai dari Changan, Citroën, GAC AION, Maxus, Volkswagen, hingga Indomobil eMotor sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik roda dua di Indonesia.
“Indomobil Expo 2026 juga memberikan berbagai keuntungan eksklusif selama expo berlangsung,” ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....