KAI Daop 6 Dukung Uji Coba B50 untuk Perkuat Transisi Energi Nasional
- 28 Apr 2026 15:03 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta (Daop 6) menyatakan dukungan terhadap uji coba penggunaan bahan bakar biodiesel B50 di sektor perkeretaapian. Langkah ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Program pengembangan biodiesel yang diinisiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dinilai sebagai upaya progresif untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak sekaligus mendorong penggunaan energi bersih dan berkelanjutan.
Sejak dimulai pada 2008, implementasi biodiesel terus meningkat dari B2,5 hingga mencapai B40 pada 2025. Pemerintah kini menargetkan penerapan B50 secara nasional mulai 1 Juli 2026 di seluruh sektor.
Pada tahun 2025, penggunaan biodiesel B40 pada layanan Kereta Api Jarak Jauh secara Nasional mencatat total emisi karbon sebesar 127.315.192 kg CO₂e atau sekitar 127,3 ribu ton dari 47,4 juta pelanggan. Memasuki tahun 2026, tren keberlanjutan ini diteruskan memasuki awal Triwulan II di mana pada Senin, 27 April 2026, telah dilakukan uji coba B50 pada transportasi kereta api.
Direktur Pengelolaan Sarana dan Prasarana PT Kereta Api Indonesia, Heru Kuswanto, mengatakan uji coba dilakukan secara komprehensif di berbagai sektor, termasuk perkeretaapian yang memiliki karakteristik operasional khusus. “Uji coba ini mencakup pengujian kualitas bahan bakar, mutu pelumas, serta kinerja dan ketahanan mesin, baik pada genset maupun lokomotif,” ujar Heru.
Ia menegaskan keterlibatan KAI menjadi bentuk komitmen dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memastikan kesiapan operasional di lapangan. Sementara itu, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan pihaknya siap mendukung implementasi program tersebut melalui penyediaan sarana uji dan pengawasan operasional.
“Daop 6 berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan,” kata Feni.
Lebih lanjut, Feni mengatakan bahwa hasil awal pengujian menunjukkan performa yang baik, sehingga memberikan optimisme terhadap kesiapan implementasi B50 secara lebih luas di sektor transportasi, khususnya perkeretaapian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....