Pengamat Sebut PT MTG Sleman Alami Technical Bankrupt
- 19 Apr 2026 13:46 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman turut menghadirkan pengamat akutansi pada gelaran mediasi yang hanya dihadiri oleh pekerja PT MTG di Kantor Disnaker Sleman, Jumat, 17 April 2026. Pengamat akutansi sekaligus Dosen Akutansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, Sumiyana dihadirkan untuk menjelaskan terkait dengan laporan keuangan yang dimiliki oleh PT MTG per 31 Desember 2026.
Menurut Sumiyana, PT MTG kini dalam kondisi Technical Bankrupt atau bangkrut secara teknis. Dia menyebut, saat ini kondisi keuangan PT MTG hanya tersisa Rp34 milyar. Sebanyak Rp10 milyar diantaranya harus digunakan untuk membayar kredit utang dari bank. Dengan demikian, PT MTG hanya menyisakan Rp24 milyar yang terdiri dari uang tunai dan aset yang tersisa.
“Yang empat (Rp4 milyar) bentuknya cash memang. Yang Rp20 milyar ya bangunan, gedung, dan lain itu semuanya,” kata Sumiyana saat ditemui di Kantor Disnaker Sleman, Jumat, 17 April 2026.
Melihat kemampuan perusahaan ini, Sumiayan menyebut tidak memungkinkan ketika pekerja meminta pesangon sebesar dua kali lipat dari ketentuan undang-undang.
Namun, di sisi lain Sumiyana juga menyebut perusahaan harus menerapkan golden rule dan tetap sejalan dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Artinya, perusahaan harus memberikan pesangon setidaknya sebesar 0,75 persen, sebagaimana besaran pesangon yang diberikan kepada pekerja yang telah di-PHK pada gelombang pertama.
“Itu yang saya menyatakan itu harus golden rule. Dulu mengatur begitu, harus konsisten. Jangan nanti ke belakang di-depresi, habis nanti. Harus etiknya begitu, konsisten,” ucap Sumiyana.
Sumiyana menambahkan, technical bankrupt ini tak sama dengan bankrupt. Artinya, masih ada kemunkinan perusahaan hidup kembali apabila ada investor yang mampu berinvestasi hingga menutup kerugian perusahaan.
“Siapa tahu ada investor datang terus ada orderan sekapasitas Rp110 miliar lagi. Ya hidup lagi perusahaan itu,” kata Sumiyana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....