Betjik Djojo Group Pastikan Pelayanan Prima di Tengah Konflik Geopolitik
- 11 Apr 2026 22:32 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul – Konflik yang terjadi di timur tengah saat ini turut berdampak bagi perekonomian nasional. Sejumlah lini bisnis salah satunya di sektor energi, turut terkena imbasnya.
Menanggapi tantangan ini, Betjik Djojo Group memastikan jika pasokan dan pelayanan terhadap pelanggan masih berjalan dengan baik. Betjik Djojo Group sendiri bergerak di bidang migas dan petrokimia, termasuk distribusi gas LPG.
Branch Manager PT Bintang Buana Energi Randy Abirawa menyatakan ketersediaan pasokan barang ditopang oleh kesiapan fasilitas yang ada. Selain itu, relasi bisnis di tingkat internasional juga semakin memperkuat rantai pasokan secara menyeluruh.
“Memang berdampak ya (konflik timur tengah). Namun dengan fasilitas yang kami miliki dan relasi kami di area Asia yang juga sudah cukup kuat, kami bisa mensuplai para pelanggan dengan baik tanpa mengurangi kuantitas,” ucapnya saat acara Gathering 65 tahun Betjik Djojo Group di D'Girijati Hotel & Beach Club, Sabtu, 11 April 2026.
Randy pun memastikan jika pelayanan terhadap konsumen akan dipenuhi dengan baik. Meski begitu, sejumlah penyesuaian tetap dilakukan agar tidak berdampak bagi operasional perusahaan.
“Sampai detik ini kami tetap melayani konsumen dengan baik, walaupun memang ada penyesuaian harga. Hal ini karena dampak konflik yang berimbas ke seluruh sektor energi. Tidak hanya LPG saja, tetapi juga minyak dan bahan-bahan lain yang memang berasal dari perut bumi,” ujarnya.
Lebih lanjut, di usia yang menginjak 65 tahun, Betjik Djojo Group terus berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Kebutuhan konsumen akan energi, menjadi fokus utama yang selalu dikedepankan.
“Kami selalu berusaha memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia yang notabene membutuhkan energi untuk bisa menjalankan industrinya, atau bisa juga memasak di rumah. Jadi memang fokus kita adalah migas dan petrokimia, dan sudah 65 tahun kami berada di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Hingga saat ini, sudah ada 14 perusahaan yang berada dalam naungan Betjik Djojo Group. Tak hanya migas dan petrokimia, kebutuhan bahan kimia lainnya bagi dunia industri nasional juga turut disediakan.
“Kami mensuplai seperti bahan baku tiner dan juga bahan-bahan baku kimia lainnya yang memang diperlukan untuk industri,” ucapnya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....