Indonesia Punya Potensi Ekspor Produk Unggas

  • 28 Feb 2026 20:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Industri perunggasan nasional punya potensi besar berkontribusi pada peningkatan ekspor Indonesia. Maka, butuh strategi untuk memperkuat posisi Indonesia, dalam perdagangan produk perunggasan global.

Hal tersebut disampaikan Andri Hanindyo Wibowo, mahasiswa Program Doktor Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan UGM, saat mempertahankan disertasinya berjudul ”Strategi Peningkatan Daya Saing Produk Ayam Ras Indonesia”.

Dalam disertasinya, Andri menyoroti kondisi surplus produksi ayam ras nasional, yang berpeluang dikembangkan untuk pasar ekspor. Pada 2024, Indonesia tercatat mengalami surplus daging ayam ras dan telur ayam ras.

”Jika tidak diimbangi dengan perluasan pasar, berpotensi menekan harga di tingkat peternak,” ucapnya, Sabtu 28 Februari 2026.

Penelitian ini menganalisis data ekspor produk ayam ras Indonesia periode 2014–2023, dengan menggunakan berbagai pendekatan. Antara lain Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamic (EPD), Market Share Index (MSI), Gravity Model, Porter’s Diamond, dan analisis SWOT.

Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Perdagangan, dan UN Comtrade. Serta didukung data primer dari pelaku industri dan pemangku kebijakan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk ayam ras Indonesia memiliki tren ekspor yang positif dan telah dipasarkan ke 39 negara. Produk ayam hidup menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 65 persen dari total nilai ekspor.

”Sejumlah produk ayam ras terbukti memiliki keunggulan komparatif dan potensi pengembangan di pasar internasional,” ujarnya.

Rekomendasi Berita