MTI#3 Digelar Mei 2026 Hubungkan Pengusaha dan Investor

  • 31 Jan 2026 14:19 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Acara Meet The Investor (MTI), ajang bagi pengusaha muda untuk membuka peluang dalam mengembangkan bisnisnya resmi dibuka dengan kick-off yang digelar di Telkom AI Connect, Yogyakarta, Jumat, 30 Januari 2026. Nantinya MTI #3 akan berlangsung 24 Mei 2026, di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kreatif Jogja (APKJ), Ridha Perwira mengatakan, MTI #3 akan mempertemukan langsung pengusaha di DIY dengan para investor. Diharapkan, kemudahan ini dapat dimanfaatkan para pengusaha untuk mengembangkan bisnisnya.

"Fungsi utamanya supaya teman-teman pengusaha Jogja yang bisnisnya sudah jalan dan butuh pendanaan atau investasi tidak perlu repot keliling cari investor," katanya.

Ridha mengharapkan, dengan kick-off MTI #3 para pengusaha juga bisa lebih siap baik dari proposal termasuk dalam mempresentasikan bisnis yang dijalaninya kepada investor. Sehingga ketika pelaksanaan MTI di bulan Mei mendatang terjadi deal untuk masalah investasi atau pendanaan.

"Kita bisa langsung dapat pendanaan kalau misalnya memang sesuai dengan keinginan para investor. Karena peningkatan ekonomi DIY salah satunya dibutuhkan melalui investasi yang banyak ke DIY," ucapnya.

Ridha menjelaskan, skema yang ditawarkan dalam acara Meet The Investor #3 ini pun cukup menantang, yakni speed dating, setiap pengusaha yang lolos kurasi akan dipertemukan dengan 5-10 investor dalam satu meja. Di sana pengusaha hanya diberikan waktu singkat untuk melakukan pitching atau presentasi bisnis, jika terjadi kecocokan, kucuran dana segar siap mengalir.

"Bicara soal angka, potensinya tidak main-main. Pada gelaran sebelumnya, rentang investasi yang disiapkan para investor berada di angka Rp500 juta hingga tembus Rp100 miliar per bisnis," ujarnya.

Ketua Acara Meet The Investor #3 Ray Rezky Ananda menyampaikan, DIY memiliki tidak hanya produk yang bagus, namun juga talenta-talenta yang mumpuni, serta bisnis-bisnis yang unik dan sangat potensial untuk menumbuhkan ekonomi daerah maupun nasional. Tetapi hal ini tidak banyak terlihat oleh capital, sehingga MTI ini diharapkan bisa mempertemukan langsung investor dengan potensi yang luar biasa untuk dikembangkan ke depan.

Rezky menjelaskan, ada beberapa perbedaan dalam gelaran pada Meet The Investor tahun ini. Jika sebelumnya identik dengan dunia teknologi dan startup, kini pintu dibuka lebih lebar. Sektor UMKM, kriya, fashion, hingga pariwisata pun juga diberi karpet merah.

"Tahun ini jauh lebih inklusif. Kami ingin bisnis yang datang punya dampak sosial dan sustainability yang kuat bagi masyarakat," katanya.

Disamping itu, Rezky juga menyebutkan, meski tajuknya di DIY, namun peserta gelaran Meet The Investor yang mendaftar di tahun-tahun sebelumnya justru meluber hingga dari Kalimantan dan Sulawesi. Sehingga hal ini membuktikan bahwa DIY telah menjadi ekosistem bagi investasi nasional.

Rezky juga berharap, pengusaha yang akan mengikuti MTI #3 bisa segera mematangkan pitch deck dan memastikan kondisi keuangan perusahaan dalam keadaan sehat.

"Ini kesempatan emas agar ekonomi daerah maupun nasional bisa tumbuh dari talenta lokal," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....