Bank Kulon Progo Beri Perhatian Penguatan Ekonomi Lokal
- 28 Jan 2026 16:20 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo – PT BPR Bank Kulon Progo (Perseroda) berkomitmen mendukung penguatan ekonomi lokal melalui pendampingan dan pembiayaan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kulon Progo. Langkah ini sejalan dengan program sinergi yang digagas Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM dalam mengintegrasikan UMKM ke dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan Direktur Bisnis Bank Kulon Progo, Rita Purwanti dalam acara Business Matching SPPG dan Calon Supplier, di Aula Adikarto Kompleks Pemkab Kulon Progo, Rabu, 28 Januari 2026.
Direktur Bisnis Bank Kulon Progo, Rita Purwanti, mengungkapkan, saat ini pihaknya mendukung kegiatan business matching yang mempertemukan UMKM dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut. Ia berharap kedepannya makin banyak UMKM yang tergerak untuk menyuplai bahan baku pangan berkualitas.
"Semoga dengan kegiatan ini nanti banyak UMKM yang bisa tergerak untuk menyuplai bahan baku ke SPPG. Kalau UMKM sudah tergerak dan naik kelas, otomatis akan ada kebutuhan modal di situ. Nanti kami bisa berperan untuk permodalan. Termasuk untuk koperasinya, mungkin nanti untuk penyimpanan dananya, harapannya bisa dilakukan di Bank Kulon Progo. Intinya, di mana UMKM bergerak, maka Bank Kulon Progo ikut bergerak," ujarnya.
Bank Kulon Progo, lanjut Rita memberikan dukungan pembiayaan kepada UMKM melalui Kredit "Super Kerisku". Program ini merupakan pengembangan dengan memakai dana mandiri dari Bank Kulon Progo.
"Kami menawarkan bunga spesial yang sangat murah melalui kredit Super Kerisku ini. Kami ingin memastikan dalam kondisi apa pun, UMKM tetap bisa bergerak dan berproduksi," kata Rita.
Hingga saat ini, Bank Kulon Progo tercatat telah mendampingi sekitar 5.000 hingga 6.000 UMKM dari berbagai sektor usaha. Bank Kulon Progo menargetkan untuk terus menambah jumlah UMKM binaan agar lebih banyak pelaku usaha lokal yang bisa mengakses fasilitas perbankan sehingga mereka bisa naik kelas.
Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM menggelar kegiatan Business Matching, di Aula Adikarto, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Rabu 28 Januari 2026. Kegiatan ini, bertujuan untuk mendorong pemanfaatan bahan baku lokal dalam rantai pasok Program Strategis Nasional, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini harapannya mampu meningkatkan peran UKM dan Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penyedia kebutuhan bahan baku MBG.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kulon Progo, Iffah Mufidati, menyampaikan, forum bisnis ini merupakan tindak lanjut dari sinergi yang telah diinisiasi bersama pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan, dan mitra pengelola program.
"Kegiatan hari ini mempertemukan pelaku UMKM dan KDKMP yang telah lolos kurasi dengan pihak SPPG serta mitra pengelola MBG. Kami berupaya menyelaraskan kebutuhan SPPG dengan ketersediaan produk lokal kita, baik dari sisi kualitas, harga, kuantitas, maupun kontinuitasnya," ujarnya. Melalui kerja sama ini harapannya penggunaan produk lokal semakin optimal, sehingga memperkuat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menjelaskan, pihaknya berkomitmen mendukung penuh program MBG sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Melalui skema bisnis yang terintegrasi, pemerintah berupaya memastikan agar pelaku UKM dapat mengambil peran strategis dalam rantai pasok program tersebut.
"Kami mendorong mereka bisa gabung bareng agar kualitasnya masuk, kuantitasnya cukup, dan kontinuitasnya bisa dijamin. Ini penting bagi SPPG dalam mendapatkan suplai," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....