Realisasi Impor DIY Turun
- 17 Jan 2026 21:19 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, realisasi Impor DIY pada November 2025 sebesar US$ 14,89 juta. Capaian itu turun 26,18 persen dibandingkan November 2024.
”Impor DIY didominasi kelompok bahan baku dan penolong, dengan andil 92,14 persen dari total impor,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS DIY Herum Fajarwati, Sabtu, 17 Januari 2026.
Sementara itu, penurunan impor secara tahunan disebabkan kontraksi impor bahan baku dan penolong. Pada bulan November 2025 tercatat turun 24,62 persen secara tahunan.
Komoditas utama impor bahan baku dan penolong meliputi kain rajutan dengan pangsa pasar 23,57 persen. Tercatat mengalami penurunan 24,84 persen.
Kemudian kereta api, trem, dan bagiannya dengan pangsa 20,42 persen dan turun 39,20 persen. Serta filamen buatan dengan pangsa 8,06 persen dan turun 5,51 persen.
Secara kumulatif, total nilai impor DIY sepanjang Januari–November 2025 meningkat 1,67 persen. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan impor tersebut terutama disumbang oleh impor bahan baku dan penolong. Kontribusinya sebesar 89,39 persen terhadap total impor DIY.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....