Profesi Ojek Online Jadi Katup Pengaman

  • 31 Des 2025 14:19 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY Profesor Imamudin Yuliadi menyebut, bekerja sebagai pengemudi ojek online menjadi semacam katup pengaman.

Terutama disaat kondisi ketenagakerjaan nasional masih menghadapi angka pengangguran cukup tinggi. Bahkan pekerjaan ini, juga digeluti pekerja paruh baya yang terkena PHK akibat kontraksi ekonomi di beberapa sektor industri.

Imamudin menegaskan, perubahan struktur ketenagakerjaan nasional memang terjadi secara nyata. Sektor ekonomi berbasis digital tumbuh cepat, sementara beberapa sektor lain justru terlihat stagnan bahkan mengalami penyusutan.

Dalam situasi ini, pekerjaan digital seperti ojol, kurir, hingga layanan daring mengambil peran penting dalam menyerap tenaga kerja. ”Kalau tidak ada ojol dan online services, tingkat pengangguran kita bisa jauh lebih besar,” katanya, Rabu (31/12/2025).

Namun, fenomena sarjana menjadi ojol tetap harus menjadi peringatan bagi perguruan tinggi. Kampus perlu memperkuat link and match dengan dinamika industri yang berubah cepat.

”Mahasiswa juga harus diberi pengalaman nyata agar memahami peta dunia kerja sejak dini,” katanya. (r-ws/par)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....