Reparasi Kacamata Ibu Tutik Bertahan Empat Dekade Jogja
- 29 Des 2025 21:14 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Sleman: Usaha reparasi kacamata milik Ibu Tutik masih bertahan hingga kini di Yogyakarta. Berlokasi di kawasan strategis sekitar kampus UGM, UNY, Sanata Dharma, dan Mercu Buana, tepatnya di Jalan Gambir Karangasem Baru, Gang Nusa Indah No.6, Karang Gayam, Caturtunggal, Depok, Sleman. Tempatnya sederhana menjadi rujukan warga yang membutuhkan jasa perbaikan kacamata, mulai dari pelajar hingga lanjut usia.
Ibu Tutik pemilik sekaligus pengelola usaha, menuturkan bahwa ketertarikannya pada dunia kacamata bermula sejak lulus SMA. Ia kemudian memperdalam keterampilan tersebut secara otodidak. “Saya mulai belajar kacamata setelah lulus SMA,” ujarnya.
Usaha ini bukan tanpa sejarah panjang. Ayah Ibu Tutik diketahui lebih dulu membuka usaha kacamata di kawasan yang kini telah berubah menjadi Malioboro Mall. Lokasi tersebut sebelumnya dikenal sebagai area rumah sakit paru-paru. “Bapak saya dulu buka kacamata di sana sejak saya belum lahir,” ucapnya.
Setelah menimba pengalaman, Ibu Tutik memutuskan membuka usaha sendiri dan menekuninya hingga puluhan tahun. Hingga kini, ia mengaku telah menjalankan usaha tersebut selama sekitar 40 tahun tanpa berpindah bidang. “Kurang lebih sudah 40 tahunan saya buka dan saya kerjakan sendiri,” katanya.
Menariknya, usaha reparasi kacamata ini nyaris tanpa promosi resmi. Pelanggan datang dari rekomendasi mulut ke mulut, pencarian Google, hingga unggahan media sosial pelanggan. “Promonya justru dari pelanggan yang mengunggah ke TikTok dan Google,” ujarnya.
Ibu Tutik juga menangani berbagai jenis reparasi, seperti penyetelan, penggantian baut, hingga perbaikan berat. Biaya reparasi disesuaikan dengan tingkat kerusakan. “Kalau setelan kisarannya Rp35.000 keatas, tergantung tingkat keparahannya,” ucapnya.
Di usianya yang menginjak 61 tahun, Ibu Tutik masih bekerja seorang diri tanpa karyawan. Ia berharap pelanggan dapat memahami keterbatasannya saat merespons pesan karena fokus pada pekerjaan. “Kalau pesan lama dibalas, bukan diabaikan, tapi karena sedang reparasi,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....