Budidaya Salak Madu di Sleman, Kolaborasi Petani dan Inovasi Organik
- 28 Mar 2026 14:20 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta- Fera seorang pembudidaya salak madu muda, memulai usaha salak madu di Sleman dengan hanya mencoba terlebih dahulu. Ia membeli lahan dan mulai mengembangkan budidaya dengan serius di daerah Tempel.
“Awalnya saya itu membeli lahan kemudian melihat potensi salak madu yang banyak peminatnya kemudian saya semakin serius menekuni ini, meski belum bisa semua saya kerjakan sendiri,” ujarnya Sabtu 28 Maret 2026.
Dalam prosesnya, Fera menggandeng petani salak di sekitarnya untuk berkolaborasi. Kerja sama ini membantu memperluas lahan dan meningkatkan produktivitas tanaman.
Pupuk yang digunakan dalam budidaya salak seluruhnya berasal dari pupuk organik. Pupuk ini diproduksi dari hasil peternakan miliknya sendiri sehingga lebih ramah lingkungan.
Meski terbilang masih muda, Fera tidak ragu terjun di bidang pertanian dan peternakan. Ia menunjukkan dedikasi tinggi untuk mengembangkan kedua sektor tersebut secara bersamaan.
Budidaya salak madu ini juga menjadi salah satu usaha potensial yang mendukung perekonomian lokal. Hasil panen salak madu dikenal manis dan berkualitas tinggi.
Fera dan petani salak terus berinovasi dengan teknik perawatan tanaman yang lebih efisien. Ia berfokus pada kesehatan tanah dan kualitas buah agar lebih menarik bagi konsumen.
Ke depan, Fera berharap budidaya salak madu ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya. Ia ingin menunjukkan bahwa usia muda bukan halangan untuk sukses di bidang pertanian dan peternakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....