Mahasiswa Harus Cerdas Pilah Informasi

  • 23 Sep 2025 18:26 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Sebaran berita palsu atau hoax lewat media sosial, menjadi tantangan besar dunia literasi di era digital saat ini. Generasi muda seperti mahasiswa yang sangat akrab dengan media sosial, harus mampu memilah informasi.

”Agar tidak terjebak pada euphoria digital tanpa filter kritis. Sehingga, kemampuan memilah informasi untuk membedakan yang benar dan palsu menjadi bekal penting,” kata Supriyatiningsih selaku Wakil Rektor UMY Bidang Riset, Inovasi dan Hilirisasi melalui pernyataan tertulis, Selasa (23/9/2025).

Di era digital saat ini, berita positif dan negatif masuk ke konten medsos dengan cara dicampur satu sama lain. Sehingga, sangat memudahkan masuknya modus penipuan yang pintar dan membuai korban sehingga kadang kita lupa bahwa itu informasi palsu.

”Mulailah bersikap bijak. Dengan literasi digital kita bisa belajar jauh lebih mudah,” kata dosen Program Studi Pendidikan Dokter UMY yang akrab disapa Dokter Upik.

Literasi digital bukan sekedar kemampuan mengakses informasi dengan cepat, tetapi juga bagaimana mahasiswa bersikap kritis, bijak, dan bertanggung jawab. Tidak cukup hanya cerdas secara akademik, mahasiswa harus berintegritas serta mampu memilah informasi yang benar dan salah.

”Sikap kritis, kemampuan menganalisis, dan kesadaran etis dalam memanfaatkan teknologi akan sangat menentukan masa depan mereka sebagai intelektual muda,” katanya. (r-ws)

Rekomendasi Berita