Mafindo Minta Masyarakat Hati-Hati Akses Informasi

  • 31 Agt 2025 21:27 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Ketua Mafindo Septiaji Eko Nugroho meminta masyarakat agar lebih berhati-hati, saat menerima informasi dari media sosial terkait aksi demonstrasi di berbagai daerah. Karena saat ini, cukup banyak misinformasi, disinformasi, malinformasi, hingga hasutan kebencian.

Banyak netizen melakukan live report melalui medsos, sebagai alternatif dari laporan media mainstream. Di satu sisi, ia tidak setuju pembatasan live report di media sosial, karena melanggar kebebasan berekspresi dan mendapatkan informasi.

”Namun masyarakat jangan sampai mudah terprovokasi oleh konten yang tidak jelas, hoaks, maupun hasutan kebencian,” ujar Septiaji melalui siaran pers tertulis, Minggu (31/8/2025).

Dalam aktivisme di ruang digital juga sering terjadi dampak negatif, yaitu doxing alias penyebaran data pribadi tanpa izin. Doxing merupakan bentuk pelanggaran privasi yang jelas sangat membahayakan rahasia pribadi seseorang.

”Manfaatkan media mainstream maupun media sosial secara bertanggung jawab,” kata Zek. Mafindo berharap kekerasan dan kerusuhan mereda dan Bangsa Indonesia kembali bergandeng tangan menata Indonesia. (r-ws)

Rekomendasi Berita