Jogja Cultural Festival Meriahkan HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Padukan AI dan Budaya

  • 17 Sep 2026 20:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Turut serta memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta sekaligus menggemakan kembali keanekaragaman budaya di Yogyakarta kepada generasi muda, Yayasan Kalimasada bersama media digital RayaTimes serta Sekretariat Bersama (Sekber) Keistimewaan, tim Pawiyatan Pamong, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan menggelar Jogja Cultural Festival (JCF) 2026. Festival ini dirancang khusus untuk menggabungkan nilai-nilai warisan budaya (heritage) khas Yogyakarta dengan isu-isu modern, seperti perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Wakil Ketua Umum Yayasan Kalimasada Nusantara, Syahdana Harjo menjelaskan, JCF merupakan hasil diskusi panjang bersama para pemangku kepentingan kebudayaan untuk menjawab tantangan zaman. Menurutnya, kebudayaan yang terus dilestarikan saat ini, tidak bisa dipisahkan dengan perkembangan teknologi yang terjadi.

"Jogja Culture Festival ini mencoba untuk menggabungkan isu-isu modern seperti AI dan teknologi dengan heritage budaya Jogja yang cukup kental. Tujuan utamanya agar kebudayaan ini tetap bertahan dan relevan di tengah tantangan modernisasi," katanya, Kamis, 17 September 2026.

Menggandeng komunitas dan masyarakat yang ada di DIY, Syahdana mengungkapkan, dalam JCF 2026 yang akan berlangsung pada bulan Oktober hingga November 2026 akan dibagi dalam tiga jenis acara. Dirinya menerangkan, rangkaian acara JCF diantaranya aktivasi keragaman masyarakat melalui olahraga, kebudayaan, serta dolanan anak.

"JCF diarahkan sebagai kampanye budaya yang menyasar kalangan muda, terutama generasi Z dan generasi Alpha, dengan tujuan memperkenalkan sekaligus mendekatkan budaya kepada generasi muda," katanya, menambahkan.

Selain menyentuh akan budaya di masyarakat, dalam JCF juga akan berlangsung pelatihan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dikaitkan dengan upaya pelestarian budaya lokal Yogyakarta. Syahdana menjelaskan, dalam pelatihan tersebut juga menjadi ruang diskusi publik dengan menghadirkan narasumber sesuai tema dengan tujuan akhirnya adalah budaya tetap bertahan di segala tantangan modernisasi.

Dekati Gen Z

Ketua Sekber Keistimewaan DIY, Widihasto Wasana Putra menyambut baik hadirnya Jogja Culture Festival tahun ini. Menurutnya, pendekatan kepada Gen Z dilakukan melalui aktivitas yang dekat dengan gaya hidup mereka.

"Anak-anak Gen Z senang dengan musik, kuliner, olahraga, dan travelling. Karena itu, JCF akan diwarnai oleh aktivitas-aktivitas tersebut," ucapnya.

Widihasto mengharapkan, JCF ini menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif berbasis anak muda melalui pendekatan-pendekatan yang dilakukan. Kemasan yang ringan dan menyenangkan diharapkan membawa esensi agar generasi muda mencintai budaya, menyadari sejarah, serta membangun rasa kebersamaan.

"Dengan berbagai hal yang itu mungkin sesuatu yang ringan, fun game, tapi memiliki esensi untuk orang itu mencintai budaya, orang itu tetap menyadari sejarah, dan terus membangun rasa kebersamaan antara satu dengan yang lain. Saya kira di situ Jogja Culture Festival ini mendapatkan tempatnya," ucapnya, menambahkan.

Sementara itu dukungan penuh juga mengalir dari sektor media. Pimpinan Redaksi RayaTimes, Dhimam Abror Djuraid, menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan menyukseskan seluruh rangkaian acara JCF serta peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

"Kami tadi dalam pertemuan dengan pihak Pemkot Yogyakarta, kita mengajukan diri sebagai official media partner, sekaligus sebagai konsultan media juga, dan kami akan mendukung sepenuhnya program-program Jogja Culture Festival ini, dan juga seluruh program-program Ulang Tahun ke-270 Pemerintah Yogyakarta," ujarnya.

Melalui perpaduan budaya dan teknologi, Jogja Cultural Festival 2026 diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, sekaligus mengembangkan kebudayaan Yogyakarta agar tetap hidup dan relevan menghadapi perubahan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....