Mengenal Catur Wintarso, Sosok Penata Artistik Ketoprak asal Sleman
- 23 Agt 2026 11:33 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman — Di balik kemegahan dan keindahan seni pertunjukan ketoprak, terdapat peran krusial seorang penata artistik. Salah satu sosok muda yang menekuni profesi ini adalah Catur Wintarso, seniman asal Kediri yang kini menetap di Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman.
Kepiawaiannya merancang panggung pertunjukan merupakan hasil dari perjalanan panjang di dunia seni tradisi. Pria yang akrab disapa Mas Wiwin ini mengaku telah tumbuh dan dibesarkan di lingkungan panggung ketoprak.
“Saya memang lahir dan dibesarkan di panggung ketoprak. Seni tradisi ini ibarat sudah menyatu di setiap denyut nadi dan napas saya,” katanya.
Bagi seniman kelahiran Kediri tersebut, berkarya bukan sekadar mengejar materi, melainkan wujud tanggung jawab moral untuk menjaga keberlangsungan seni tradisi. Ia menepis pandangan bahwa penataan artistik hanya sebatas dekorasi pelengkap.
“Seorang penata artistik bukan hanya berusaha memberikan warna, namun juga akan berusaha memberikan rasa dalam sebuah pergelaran, apa pun itu,” ujarnya.
Pengalaman tampil dari panggung ke panggung mendewasakan suami Sulistyorini ini untuk terus bertahan. Ketekunannya membuahkan berbagai apresiasi, termasuk meraih penghargaan sebagai Penata Artistik Terbaik Festival Ketoprak Sleman 2026.
Hingga saat ini, ia aktif memperkuat kelompok Ketoprak Mataram Keluarga Kesenian Jawa RRI Yogyakarta sebagai pemain sekaligus kru artistik.
Ia menekankan pentingnya komunikasi intensif dengan penulis naskah, sutradara, penata musik, hingga penata cahaya guna menyelaraskan konsep pertunjukan. Menurutnya, seni ketoprak mengajarkan nilai luhur untuk saling menghargai.
“Jadi kita jangan hanya melestarikan secara fisik, namun juga harus bisa mengambil nilai-nilai luhur di dalamnya,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....