50 Tahun Mengabdi, Ramayana Ballet Purawisata Gelar Satkara Ratri

  • 12 Agt 2026 15:00 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Ramayana Ballet Purawisata merayakan 50 tahun perjalanan pelestarian seni dan budaya melalui malam puncak Satkara Ratri, Senin, 10 Agustus 2026. Perayaan bertema "50 Tahun Mengabdi, Menjaga Warisan Budaya" tersebut berlangsung di Gazebo Garden Tasneem Hotel Malioboro Yogyakarta.

Malam puncak menjadi penanda perjalanan Ramayana Ballet Purawisata sejak 10 Agustus 1976. Selama lima dekade, pertunjukan ini konsisten menghidupkan kisah Ramayana melalui seni tari Jawa dan menjadi pertunjukan budaya ikonik di Yogyakarta.

Penyelenggara Ramayana Ballet Purawisata, Dr. dr. Ulla Nuchrawaty Usman, M.M., menyampaikan sambutan pada malam puncak perayaan 50 tahun Ramayana Ballet Purawisata. (Foto: Youtube/Ramayana Ballet Purawisata Jogja)

Penyelenggara acara Dr dr Ulla Nuchrawaty Usman MM mengatakan perayaan 50 tahun menjadi bagian dari program konservasi budaya berkelanjutan. Menurutnya, pelestarian budaya diperlukan agar nilai luhur bangsa tetap diwariskan kepada generasi penerus.

"Ini merupakan program konservasi sebagai wujud nyata visi dan misi kami dalam melestarikan nilai luhur budaya bangsa sebagai perekat etnis Nusantara yang mampu menembus panggung dunia," ujar Ulla.

Ulla menambahkan, perjalanan lima dekade ini merupakan hasil kerja bersama seniman, pengelola, pemerintah, dan masyarakat.

Para pemenang Festival Konservasi Tari Ramayana ke-5 menerima penghargaan pada malam puncak perayaan 50 tahun Ramayana Ballet Purawisata. (Foto: Youtube/Ramayana Ballet Purawisata Jogja)

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata DIY, pemerintah menekankan pentingnya pelestarian budaya melalui praktik nyata. Budaya dinilai akan terus hidup apabila dirawat dan dijalankan oleh masyarakat yang berkomitmen.

"Dalam banyak kesempatan kita sering berbicara tentang pelestarian budaya, namun budaya tidak bertahan karena sering dibicarakan, melainkan karena dipraktikkan," katanya.

Rangkaian acara diisi penampilan tiga terbaik Festival Konservasi Tari Ramayana ke-5, penganugerahan Anugerah Kebudayaan Mandira Baruga Satkara Ratri, serta pementasan Ramayana Magnificent Performance di Amphitheater.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....