Ribuan Peserta Senam Penthul Temem Antarkan Gunungkidul Raih Rekor Dunia
- 11 Jul 2026 10:11 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul - Kabupaten Gunungkidul kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Rekor Dunia Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyelenggaraan Senam Kreasi Penthul Tembem. Kegiatan yang digelar di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Jumat, 10 Juli 2026, tersebut menjadi bagian dari rangkaian Geopark Night Specta VIII.
Rekor berhasil diraih setelah tim verifikasi MURI mencatat sebanyak 1.588 peserta perempuan mengikuti senam secara serentak. Jumlah tersebut melampaui target awal yang dipatok sebanyak 1.500 peserta.
Capaian itu sekaligus mengukuhkan Gunungkidul sebagai daerah penyelenggara senam kreasi berbasis budaya lokal dengan peserta perempuan terbanyak di dunia.
Para peserta berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Perwosi Kabupaten Gunungkidul, Perwosi di 18 kapanewon, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), personel Polwan Polres Gunungkidul, relawan Kalurahan Bobung, hingga komunitas Omah Trengguli.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, penyelenggaraan senam tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mengembangkan sektor sport tourism dengan memadukan olahraga dan pelestarian budaya lokal.
“Senam Kreasi Penthul Tembem menjadi bukti bahwa budaya daerah dapat dikemas secara kreatif sehingga memiliki daya tarik sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Hari ini kita menunjukkan kebanggaan terhadap warisan budaya yang kita miliki,” kata Endah.
Menurutnya, tokoh Penthul Tembem dipilih sebagai ikon senam karena merepresentasikan karakter masyarakat Gunungkidul yang sederhana, ceria, dan bersahaja. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap budaya lokal semakin dikenal oleh masyarakat luas, termasuk wisatawan.
Selain mencatatkan rekor dunia, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menerima Surat Pencatatan Ciptaan Topeng Penthul Tembem dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DI .
Pada kesempatan yang sama, Mariana Subianti selaku koreografer Senam Kreasi Penthul Tembem turut menerima pencatatan hak cipta atas koreografi yang dikembangkannya.
Bupati juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan gerakan “Memetri Warisan Bumi Gunungkidul Handayani Bebas dari Korupsi” sebagai komitmen memperkuat budaya integritas di lingkungan pemerintah maupun masyarakat.
Senior Representative MURI Ari Andriani mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai berlangsung tertib dan menunjukkan kekompakan seluruh peserta.
“Jumlah peserta yang berhasil diverifikasi mencapai 1.588 orang. Pelaksanaan senam berlangsung sangat baik, kompak, dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan MURI sehingga layak ditetapkan sebagai Rekor Dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut semakin memperkuat posisi Gunungkidul sebagai salah satu daerah yang aktif melestarikan budaya melalui berbagai kegiatan kreatif. Sebelumnya, kabupaten ini juga telah menorehkan sejumlah rekor MURI melalui berbagai inovasi di bidang seni, budaya, dan kuliner.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata berupa Topeng Penthul Tembem khas Bobung kepada tim MURI. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap capaian tersebut semakin memperkuat citra Gunung Api Purba Nglanggeran sebagai destinasi sport tourism sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....