Paguyuban Ngudi Laras Borobudur Rekaman Uyon-Uyon di RRI Yogyakarta
- 09 Jun 2026 08:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Studio Tradisional RRI Yogyakarta yang terletak di Jalan Ahmad Jazuli 4, Kotabaru, menjadi saksi bisu gaung kelestarian budaya Jawa. Paguyuban Karawitan Ngudi Laras, sebuah kelompok seni dari Dusun Kedungan 2, Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Grup kesenian itu berkesempatan melakukan prosesi rekaman khusus untuk mengisi program siaran Uyon-Uyon Siang.
Paguyuban yang diketuai oleh Zamzin ini membawa sekitar 30 anggotanya. Uniknya, kelompok karawitan ini merepresentasikan keberagaman yang menyatu dalam harmoni; para anggotanya lintas generasi dari berbagai jenjang usia dan menekuni latar belakang profesi yang berbeda-beda sehari-harinya.

Di bawah bimbingan dan asuhan Bapak Harmoko serta Mbak Yoga, Paguyuban Ngudi Laras tampil kompak membawakan rangkaian gending Jawa ke dalam pita rekaman. Ketua Paguyuban, Zamzin, mengungkapkan bahwa kehadiran mereka di studio RRI ini membawa misi komunal yang besar.
"Harapan besar kami, Paguyuban Karawitan Ngudi Laras ini bisa ikut andil secara nyata dalam melestarikan budaya, seni, dan tradisi Jawa di tengah era modernisasi. Selain sebagai wadah ekspresi seni, kami juga berharap seluruh kegiatan di paguyuban ini mampu berpartisipasi dalam mendukung kelangsungan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan para anggota sekaligus masyarakat sekitar," ujar Zamzin.
Rasa bangga dan bahagia pun tidak dapat disembunyikan oleh para pengrawit dan pesinden yang hadir. Bagi seluruh jajaran anggota paguyuban, mendapatkan kesempatan untuk melakukan rekaman di studio legendaris milik LPP RRI Yogyakarta—serta mengetahui karya mereka akan mengudara dan diapresiasi oleh masyarakat luas—merupakan sebuah capaian dan kehormatan yang luar biasa.
Rekaman naskah gending dari Dusun Kedungan ini dijadwalkan segera mengisi ruang dengar publik dalam siaran berkala Uyon-Uyon Siang RRI Yogyakarta, membawa atmosfer pedesaan Borobudur yang sarat nilai adiluhung ke telinga para pencinta budaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....