Menjaga Esensi, Memacu Kreasi: Napas Baru Ramayana di Tangan Seniman

  • 04 Mei 2026 11:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta-- Dalam upaya membangkitkan minat generasi muda terhadap seni tradisi, sebuah Sarasehan dan workshop Inovasi dan kreasi ramayana Ballet Purawisata dalam menginspirasi daya tarik generasi muda" digelar di Mandira Ballroom, Tasneem Hotel Minggu, 3 Mei 2026. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Konservasi Tari Ramayana yang bertujuan untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya di era modern.

Hadir sebagai narasumber, seniman kenamaan Anter Asmorotedjo, M.Sn., membagikan kisah inspiratifnya yang berawal dari panggung Purawisata. Meniti karier sejak bangku SMP, Anter mengaku bahwa rutinitas pentas setiap malam telah membentuk karakter dan mentalitasnya sebagai seniman.

Selama berkarier di Ramayana Ballet Purawisata, Anter telah memerankan berbagai tokoh ikonik seperti Indrajit, Rahwana, hingga Janaka. Baginya, panggung bukan sekadar tempat menari, melainkan kawah candradimuka untuk mengasah berbagai keahlian pendukung.

"Di Ramayana, saya tidak hanya belajar menari. Saya belajar tata rias (make-up), teknik akrobatik, hingga pembentukan mentalitas panggung. Perjalanan di Purawisata inilah yang terus menginspirasi karya-karya saya hingga saat ini," ujar Anter.

Dalam sesi workshop, Anter menekankan pentingnya adaptasi agar seni tradisi tetap relevan bagi anak muda. Menurutnya, inovasi adalah sebuah terobosan dan keberanian untuk keluar dari pakem lama tanpa menghilangkan esensi dasarnya.

  • Inovasi: Memberikan nilai tambah dan kesegaran pada pertunjukan agar mampu bersaing dengan tren global.
  • Kreasi: Wujud nyata dari sebuah karya sebagai bentuk ekspresi yang paling murni dari seorang seniman.

Kelestarian cerita Ramayana yang rutin dipentaskan di panggung Purawisata menjadi bukti nyata dedikasi seniman lokal dalam menjaga warisan leluhur. Panggung ini tidak hanya menjadi atraksi wisata, tetapi juga benteng konservasi budaya yang hidup.

Melalui festival ini, diharapkan generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terinspirasi untuk terlibat aktif dalam mengembangkan seni tradisi melalui sentuhan inovasi yang segar, sehingga Ramayana Ballet tetap menjadi magnet budaya yang tak lekang oleh waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....