Pentas Kethoprak Rebon TBY hadirkan Kalinyamat Gugat
- 13 Apr 2026 10:00 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menggelar Pentas Rebon yang menampilkan tiga bentuk kesenian yakni kethoprak, teater, dan dagelan. Pentas ini akan diselenggarakan pada Rabu, 22 April 2026 mulai jam 19.00 WIB bertempat di Concert Hall TBY dengan Dana Keistimewaan tahun anggaran 2026.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan ruang ekspresi, khususnya kepada generasi muda untuk bisa andil dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya. Untuk seni kethoprak akan mempersembahkan lakon Kalinyamat Gugat. Naskah pentas ini ditulis oleh Tedjo Suyanto dengan sutradara Galuh putri Setyarini.
"Kami mencoba untuk menampilkan tokoh Ratu Kalinyamat dengan sudut pandang yang sedikit lain daripada yang sering ditampilkan dalam panggung kethoprak selama ini. Kami ingin menghadirkan tokoh ini sebagai seorang wanita pemberani, pejuang yang ingin mendapatkan keadilan dan berani melawan ketika membela kebenaran," ujar Tedjo Suyanto.
Sementara itu Galuh Putri Setyarini, sutradara menjelaskan lakon kali ini menjadi tantangan tersendiri. "Walaupun bukan pertama kali saya menjadi sutradara, tapi lakon ini memberikan tantangan yang lain buat saya. Karena tokoh ini sudah melekat di hati penggemar kethoprak. Namun, justru itulah yang menarik, semoga tantangan itu menjadikan semangat untuk kami bisa menghadirkan kemasan yang bisa menarik ditonton," katanya.
Proses persiapan dilaksanakan pada akhir bulan Maret 2026. Dimulai dengan diskusi dan bedah naskah dengan narasumber Bambang Paningron dan Sugiman Dwi Nurseto kemudian dilanjutkan dengan latihan intensif.
"Untuk pentas kali ini kami menggabungkan potensi dari lima wilayah kabupaten dan kota se DIY. Harapan kami semoga kegiatan ini kecuali sebagai ajang berkarya juga ajang silaturahmi dan diskusi bagi insan insan kethoprak muda di Yogyakarta, sekaligus bisa belajar dengan para seniornya," ujar Arya Adhitya selaku pemain dan pimpinan produksi Kethoprak Rebon.
Pentas kali ini melibatkan kurang lebih 50 personal baik itu pemain, pengiring, penata, dan juga kru panggung. "Harapan kami semoga dapat diterima dan bisa menghadirkan sesuatu yang bermanfaat dalam pelestarian dan berkembeangnya seni kethoprak," kata Arya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....