Pantangan Kala Bertamu di Hari Lebaran, Jaga Silaturahmi Tetap Indah

  • 18 Mar 2026 13:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Ada etika yang harus dijaga agar momen silaturahmi di Hari Raya Lebaran tetap indah. Kehadiran kita seharusnya membawa kegembiraan, bukan justru menambah beban atau kecanggungan bagi keluarga yang dikunjungi.

Laman jatim.nu.or.id menyebutkan beberapa pantangan saat bertamu agar suasana Lebaran tetap berkesan:

1. Hindari datang tanpa memberikan kabar

Meskipun hari raya identik dengan pintu terbuka, setiap keluarga memiliki jadwal pribadi atau waktu istirahat yang perlu dihormati. Mengirim pesan singkat sebelum berkunjung adalah bentuk kesopanan dasar agar tuan rumah bisa bersiap menyambut kedatangan tamu.

2. Jangan datang di waktu yang tidak tepat

Jam istirahat siang atau terlalu malam biasanya digunakan pemilik rumah untuk memulihkan energi setelah melayani tamu sepanjang hari. Pilihlah waktu di pagi hari setelah ibadah atau sore hari agar suasana berbincang terasa lebih santai.

3. Hindari mengajukan pertanyaan yang terlalu pribadi atau sensitif

Topik mengenai kapan menikah, rencana memiliki anak, atau besaran gaji seringkali membuat suasana menjadi canggung dan tidak menyenangkan. Fokuslah pada obrolan yang ringan, penuh doa, dan mempererat tali persaudaraan antar sesama.

4. Asyik bermain ponsel saat sedang duduk bersama tuan rumah

Tindakan ini memberikan kesan tidak menghargai kehadiran orang-orang di sekitar atau merasa bosan dengan pembicaraan. Simpanlah gawai sejenak dan jalinlah interaksi nyata yang hangat demi menghidupkan esensi dari silaturahmi.

5. Dilarang keras mengomentari kondisi rumah

Setiap sajian dan penataan ruangan adalah bentuk usaha terbaik yang dilakukan tuan rumah untuk memuliakan tamu mereka. Berikanlah pujian yang tulus atau cukup nikmati apa yang ada sebagai bentuk penghargaan atas keramahtamahan tuan rumah.

6. Bertamu terlalu lama

Durasi berkunjung yang ideal berkisar tiga puluh hingga enam puluh menit jika kondisi rumah sedang ramai pengunjung. Segera berpamitan dengan sopan apabila Anda melihat tuan rumah mulai tampak lelah atau ada tamu lain yang baru datang.

7. Tidak membiarkan anak-anak kecil berlarian tanpa pengawasan

Orang tua bertanggung jawab penuh untuk mengarahkan perilaku anak agar tetap tertib dan sopan selama berada di rumah orang lain. Dengan menjaga perilaku seluruh anggota keluarga, kesan positif akan tertanam kuat dalam memori tuan rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....