Pemerintah Dorong Peningkatan Kapasitas Perajin Batik Cap
- 03 Jun 2024 22:43 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Industri Kriya seperti batik, menjadi salah satu penopang sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Karena industri yang satu ini, mampu menyuplai produk dengan kualitas baik dan berdaya saing.
Disamping itu, industri batik memiliki akar sejarah yang kuat, dan sangat identik dengan budaya lokal setempat. Kerajinan batik termasuk sektor padat karya, sehingga mampu mengakselerasi perekonomian daerah.
Terkait hal itu, Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan Batik, menggelar pelatihan dan sertifikasi, khusus bagi para perajin batik cap. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata serta CB Nagapasa Sejahtera Raya.
”Pesertanya 25 orang dari wilayah DIY, yang mengikuti seluruh kegiatan dari tanggal 3 hingga 7 Juni,” kata Kepala Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB), Budi Setiawan di Yogyakarta, Senin (3/6/2024).
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo berharap, para peserta bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius. Agar ke depan, produk batik cap dari Yogyakarta punya ciri khas dan daya tarik lebih kuat.
”Apalagi perajin batiknya kan sangat banyak ya,” kata Singgih saat membuka kegiatan Pelatihan dan Serifikasi Pembuatan Kain Batik Cap, di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik, Jalan Kusumanegara Nomor 7 Yogyakarta.
Selama mengikuti kegiatan, seluruh peserta akan diajarkan lima unit kompetensi dengan acuan SKKNI Nomor 104 Tahun 2018. Antara lain melakukan penganjian kain, kemudian mengatur letak pola pada kain, menggunakan canting cap, memeriksa hasil pembatikan dan memperbaiki canting cap. (r-ws/tnso)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....