Pawai Bebas Plastik di Malioboro
- 14 Sep 2026 20:25 WIB
- Yogyakarta
Video
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Organisasi Masyarakat Sipil di Yogyakarta, mendeklarasikan gerakan guna ulang untuk mengatasi darurat sampah. Terutama sampah plastik sekali pakai.
Selain melakukan deklarasi, para peserta dari berbagai elemen juga menggelar pawai bebas plastik. Rute pawai dari kawasan wisata Malioboro, hingga ke Titik Nol Kilometer, Minggu, 13 September 2026.
Sebagai simbol krisis lingkungan, mereka mengarak miniatur gunungan sampah plastik di sepanjang rute pawai. Penyelenggara acara, Muhammad Habib Saifulloh mengajak masyarakat dan pemerintah untuk memperkuat gerakan guna ulang.
Karena menurutnya, sampah plastik sekali pakai sangat sulit terurai dan membebani lingkungan. Apalagi, hal yang satu ini menjadi persoalan serius, karena jumlahnya sangat tinggi.
”Kalau di Yogyakarta, rata-rata jumlahnya adalah 20 persen dari timbulan sampah yang ada di Yogyakarta,” katanya. ”Artinya itu sangat tinggi sekali, dan sampai hari ini belum ada teknologi yang ramah lingkungan untuk menyelesaikan persoalan plastik.”
Sementara itu, perwakilan Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi mendesak pemerintah, agar segera menyiapkan sistem dan infrastruktur pemilahan sampah yang memadai.
”Kalau masyarakatnya memilah tapi ternyata tidak ada infrastruktur, tidak ada pengangkutan berdasarkan jenis sampah yang dipilah artinya sama saja,” katanya. ”Semua sampah diangkut ke TPA, TPA kita akhirnya overload, lalu ditutup, lalu akhirnya masalah darurat sampah muncul.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....