RRI.CO.ID, Yogyakarta - Keluarga Para Rupa Yogyakarta-(KPRY), menggelar aktivitas melukis bersama, dalam lokakarya di Galeri Lembaga Indonesia Perancis Kota Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan Anak-Anak Difabel Grahita, Difabel Tuli, Anak Down Syndrome, serta anak penyandang autis ringan.
Ada juga peserta umum, seperti pelajar, mahasiswa, pekerja seni, hingga ibu-ibu rumah tangga. Dalam kegiatan ini, sebanyak 25 peserta melukis pada papan berbentuk lingkaran, untuk membuat berbagai pola visual yang diawali bentuk titik, sebagai unsur dasar seni rupa.
Sekretaris KPRY Dyah Ruwiyati ingin memberi ruang berekspresi, bagi anak-anak difabel. Kegiatan ini juga sebagai persiapan, menyambut Hari Disabilitas Internasional bulan Desember mendatang.
Selain melibatkan peserta umum dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), kegiatan ini juga melibatkan orang tua dari anak-anak difabel. Salah satunya Ahmad Mudatsir, ayah dari Muhammad Irsyad Haydan, remaja difabel grahita usia 22 tahun.
Saat ini, lukisan hasil lokakarya telah dirangkai menjadi karya instalasi. Karya tersebut dipajang di depan Galeri Lembaga Indonesia Perancis hingga bulan Desember mendatang, saat berlangsung peringatan hari disabilitas internasional.