Seribu Anak Disabilitas Pembaca Proklamasi Isyarat Raih MURI
- 17 Agt 2026 08:36 WIB
- Yogyakarta
Video
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Semangat menyambut Hari Kemerdekaan ditunjukkan sekitar seribu anak-anak disabilitas yang berkumpul di Titik Nol Kilometer, Rabu, 12 Agustus 2026. Dibuka dengan pembacaan naskah Proklamasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam Sepuluh, dan diikuti anak-anak menggunakan bahasa isyarat.
Kegiatan ini sekaligus dicatat sebagai pemecahan rekor MURI dan menjadi simbol, bahwa nilai-nilai Pancasila harus dihayati dan dijalankan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto mengatakan, kegiatan yang digelar dalam memeriahkan kemerdekaan ini sekaligus membawa pesan kemanusiaan. Menurutnya, Yogyakarta sejak dulu telah dikenal sebagai Kota Pendidikan dan Kota Budaya yang mengajarkan nilai-nilai luhur tentang penghormatan kepada sesama, semangat gotong royong dan tepa selira.
Yogyakarta juga menjadi tempat yang sangat tepat untuk menyuarakan pesan kemanusiaan, bahwa setiap manusia apapun kondisi dan latar belakangnya memiliki martabat yang sama.
Ketua Panitia sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari menyebutkan, rangkaian kemeriahan dimulai dengan parade kebangsaan dengan membentangkan bendera merah putih sepanjang 1.000 meter yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menekankan bahwa keberagaman bukan penghalang untuk bersatu.
Melalui “Suara Inklusi untuk Semua 2026”, Yogyakarta kembali menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan ke dalam gerakan nyata, merangkul keberagaman, menghapus diskriminasi, dan memastikan setiap warga memiliki ruang yang setara untuk berpartisipasi dalam kehidupan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....