Di Tengah Isu SARA, Banser Bantul Diminta Tidak Terprovokasi
- 16 Jun 2026 12:57 WIB
- Yogyakarta
Video
RRI.CO.ID - Bantul - Di tengah ancaman isu SARA yang terjadi di wilayah Kabupaten Bantul beberapa waktu, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) diminta untuk tetap teguh dalam menjaga keharmonisan NKRI. Seluruh anggota Banser wajib selalu taat kepada pimpinan dan ulama serta tidak mudah terprovokasi dengan isu yang beredar.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Bantul sekaligus pembina Satkorcab Ansor Banser Kabupaten Bantul, Abdul Halim Muslih saat memimpin apel bersama banser di Lapangan Paseban Minggu siang. Dalam amanatnya Halim juga mengatakan bahwa informasi yang beredar di tengah masyarakat haruslah diverifikasi kebenarannya.
Sebagai organisasi sayap Nahdlatul Ulama, anggota Banser sudah sepatutnya mengedepankan hati yang dingin saat berhadapan dengan isu SARA yang berkembang lewar media sosial. Hal itu semata-mata untuk menjaga keutuhan dan kerusunan antar masyarakat.
Ketua Gerakan Pemuda Ansor Bantul Ahmad Sidik menegaskan bahwa seluruh kader Ansor dan Banser siap menjalankan perintah dari pimpinan dan ulama. Menurutnya, komunikasi dan kedisiplinan merupakan kunci agar para anggota tetap berada pada satu barisan.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan peserta Gerak Jalan Satu Barisan Banser Kabupaten Bantul yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen menjaga persatuan, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....