Menyusuri Pasar Terpanjang di Kota Yogyakarta
- 22 Apr 2026 20:50 WIB
- Yogyakarta
Video
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pasar identik dengan deretan kios yang berjajar di dalam sebuah gedung. Namun tidak dengan Pasar Senen. Salah satu pasar tradisional di sudut Kota Yogyakarta ini menghadirkan suasana yang berbeda.
Pasar Senen tidak menempati bangunan pasar sebagaimana mestinya. Pasar ini tumbuh di gang sempit di tengah Kampung Pathuk, Ngampilan, menyatu dengan permukiman warga.
Para pedagang berjualan di sepanjang gang kampung, berjajar memanjang, hingga menjadikan Pasar Senen dikenal sebagai salah satu pasar terpanjang di Kota Jogja.
Poniyem, salah satu penjual sayur, menjadi saksi hidup perjalanan Pasar Senen. Ia mulai berjualan sejak 1972, tepat setelah lulus sekolah dasar.
"Dari dulu memang di gang kecil, tapi dulu belum bagus. Dulu masih gedek, belum tembok," ujar Poniyem.
Tak jauh dari lapak Poniyem, Kasinem juga memiliki kisah serupa. Penjual jamu tradisional ini telah berjualan sejak tahun 1975.
Setiap hari, Kasinem meracik jamu secara mandiri menggunakan bahan alami yang diolah dengan cara tradisional. Dengan menyewa kios Rp4 juta per tahun, ia dan suaminya bertahan di Pasar Senen untuk berjualan jamu dan aneka rempah-rempah.
"Jamunya bikin sendiri, 2 kilogram kunyit ditumbuk sama asem, terus direbus. Temulawak juga begitu. Semuanya matang," kata Kasinem.
Harga jamu buatannya dijual dengan harga yang ekonomis, yakni Rp3.000 per gelas dan Rp10.000 per botol.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....