Melihat Keunikan Pementasan Wayang dengan Juru Bahasa Isyarat di Omah Kahangnan
- 19 Apr 2026 17:54 WIB
- Yogyakarta
Video
RRI.CO.ID, Bantul - Pementasan wayang biasanya identik dengan penggunaan wayang berbahan kulit, alur cerita Ramayana atau Mahabharata, serta iringan musik tradisional. Namun, hal berbeda dilakukan oleh Jaringan Wayang Kontemporer, yang menggelar pementasan wayang unik di Omah Kahangnan Bantul, Minggu siang.
Dari pantauan RRI, pementasan ini memadukan musik modern dan cerita terkait inklusivitas. Uniknya lagi, di samping dalang juga tampak juru bahasa isyarat yang menjelaskan alur cerita.
Fasilitator acara dan pemilik Omah Kahangnan, Hangno Hartono menyatakan, selain cerita yang membahasa isu sosial, bentuk wayang dan bahan yang digunakan pun bervariatif. Pementasan kali ini, menjadi yang kedua kalinya diselenggarakan.
Sementara itu, salah satu dalang yakni Kus Sri Antoro, mengaku sengaja memilih tema inklusif karena prihatin dengan kondisi saat ini. Ia berharap, pementasan ini mampu menyadarkan masyarakat terkait pemenuhan hak kaum inklusif.
Lebih lanjut, pementasan ini digelar setiap Minggu legi atau sekitar 35 hari sekali. Saat ini anggota Jaringan Wayang Kontemporer sudah mencapai 15 orang yang berasal dari Bali, Jawa Barat, hingga Jerman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....