Waspada Kandungan Bahan Pangan Berbahaya di Pasar Takji

  • 10 Mar 2026 11:11 WIB
  •  Yogyakarta
Video

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat atau konsumen untuk tetap waspada dalam memilih aneka jajanan takjil terutama untuk berbuka puasa pada bulan Ramadan ini. Langkah ini diharapkan tidak ada kandungan berbahaya pada makanan yang masuk ke tubuh masyarakat.

Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan, temuan kandungan Rodamin B pada makanan jenis Gulali dari hasil pengawasan pangan yang dilakukan di Kampung Ramadan Jogokariyan, membuktikan masih ada pedagang yang menggunakan bahan berbahaya pada makanan. Sehingga hal ini harus menjadi perhatian masyarakat.

Emma menjelaskan, pada pengawasan pangan yang dilakukan di Kampung Ramadan Jogokariyan, dilaksanakan uji cepat terhadap 19 jenis makanan yang dicurigai baik secara tampilan fisik terutama yang berwarna mencolok.

Terpisah Ketua Tim Kerja Pengawasan Mutu Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta,Yuanita Ari Astuti mengatakan, pangan sehat khususnya daging harus dipahami masyarakat. Hal ini dikarenakan tingkat konsumsi daging cenderung meningkat terutama pada bulan Ramadan atau Hari Raya Idulfitri nantinya.

Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani mengungkapkan, Tim gabungan yang terjun ke lapangan terdiri dari lintas instansi, mulai Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Pangan, serta BBPOM Yogyakarta.

Selain gulali dan mie, sampel yang diperiksa meliputi berbagai kudapan populer seperti bakso pentol, sempol, es buah, nasi cumi, nasi teri, ketupat, hingga penganan tradisional cenil. Kabar baiknya, meski ditemukan zat pewarna pada gulali, sampel protein yang biasanya rawan penyalahgunaan bahan pengawet justru dinyatakan aman.

Rekomendasi Berita