Masjid Jogokariyan, Magnet Ribuan Umat Muslim di Kala Ramadan Datang
- 01 Mar 2026 14:49 WIB
- Yogyakarta
Video
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Nama Jogokariyan tentu tak asing lagi di tengah masyarakat, terutama saat bulan Ramadan tiba. Menjelang waktu berbuka, kampung kecil di Kota Yogyakarta ini selalu dipadati dengan ribuan orang.
Masjid Jogokariyan yang ada di kawasan ini, menjadi daya tarik utama bagi masyarakat. Bagaimana tidak? Selama bulan Ramadan, masjid ini selalu menyajikan takjil gratis yang selalu dinanti oleh pengunjung. Takjil gratis yang disiapkan itu pun bukan sekadar kudapan ringan dan minuman, melainkan menu makan berat, yang tentu saja dapat kembali mengisi tenaga usai seharian berpuasa.
Ribuan porsi makanan tersaji rapi dalam piring dan siap menyambut siapapun yang datang. Bahkan jumlahnya dari tahun ke tahun selalu bertambah. Pada tahun ini, Masjid Jogokariyan menyediakan 3.800 porsi hidangan berbuka setiap hari.
Ketua Panitia Kampoeng Ramadhan Jogokariyan Muhammad Falah Akbar menyatakan, menu yang dibagikan pun berbeda-beda setiap harinya. Berbagai sajian nusantara seperti tongseng ayam, empal gentong, gulai sapi, serta bakmoy telur, akan memanjakan lidah masyarakat tatkala adzan magrib berkumandang. Uniknya lagi, menu-menu ini dimasak oleh ibu-ibu PKK di Kampung Jogokariyan.
Piring-piring yang ditata rapi di atas meja ini, juga menyimpan kisah keikhlasan dari para relawan. Bayangkan saja? Setiap harinya 15 hingga 20 orang saling bekerja sama untuk menghidangkan takjil gratis bagi masyarakat. Sejak siang hari, tangan-tangan terampil para relawan sudah berjibaku untuk proses memasak. Sore harinya, ribuan makanan lezat ini sudah tersaji dengan apik. Penggunaan piring, juga dimaksudkan agar pengunjung bisa melaksanakan salat berjamaah usai berbuka.
Tak hanya takjil gratis, sebanyak 400 UMKM yang menjajakan beragam sajian lezat juga turut memeriahkan suasana. Jalan sepanjang 500 meter tersebut, setiap harinya penuh sesak dengan antusiasme masyarakat. Suasana semakin meriah dengan hadirnya kain warna-warni dan ornamen lampu kertas yang menghiasi jalan di sudut barat daya Kota Yogyakarta ini.
Perputaran ekonomi yang didasari oleh upaya Masjid Jogokariyan untuk kemakmuran umat ini, juga mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Kota Yogyakarta. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono menuturkan, Masjid Jogokariyan menjadi pusat kebangkitan ekonomi masyarakat. Tak hanya sekadar tampat ibadah, masjid ini telah menjadi ikon Kota Yogyakarta yang saling mendekatkan antar sesama masyarakat.