Ironi Yogyakarta Kembali Alami Darurat Sampah

  • 29 Sep 2025 15:02 WIB
  •  Yogyakarta
Video

KBRN, Yogyakarta: Masalah lingkungan, saat ini tengah dihadapi Kota Yogyakarta dengan sampah-sampah yang kembali menggunung hampir di setiap depo diantaranya Depo Argolubang, Depo Mandala Krida, Depo THR, hingga Depo Kotabaru.

Depo-depo yang tidak jauh dari rumah warga, bahkan di depo Kotabaru tidak jauh dari rumah ibadah, Seminari Calon Pastor atau rumah studi bagi para calon serikat Jesus, hingga Jurusan pendidikan agama Katolik Sanata Dharma, serta berhadapan dengan Gedung RRI Yogyakarta sehingga acap masyarakat menyebutnya Depo RRI ini bahkan sudah berbulan-bulan tidak terangkut.

Bahkan separuh jalan sudah hampir tertutup, Wali kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, kondisi sampah yang terjadi saat ini karena sejak bulan kemarin Kuota pembuangan di Piyungan sudah berkurang bahkan pada tahun depan ditutup secara permanen.

Salah satu penjual bunga di Kotabaru Yuan Adela mengaku sangat terganggu dengan kondisi yang terjadi dengan tumpukan sampah.

Hal senada diungkapkan salah satu pedagang kuliner di dekat depo Mandala Krida Lahuri.

Kondisi sampah saat ini hampir serupa dengan tahun 2024 silam. Bahkan waktu itu Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengkritik tegas kondisi sampah di Kota Yogyakarta.

Masih menjadi tanda tanya besar, akankah setiap tahun kondisi darurat sampah terjadi? Upaya penanganan dari hulu saat ini baru akan dibangun melalui emberisasri untuk mencegah sampah dapur masuk ke depo, termasuk TRC MasJOS untuk sampah spesifik seperti peralatan elektronik hingga kasur maupun sampah dedaunan dan ranting.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....