Kondisi Pegunungan Karst Gunungkidul Sebabkan Petani Kesulitan Air
- 04 Jun 2024 21:35 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Gunungkidul: Masyarakat Kabupaten Gunungkidul menjadikan pertanian sebagai mata pencaharian mereka. Kondisi alam yang terdiri dari pegunungan karst membuat wilayah ini sering kali kekurangan air bersih. Bantuan pengeboran dari Kementrian Pertahanan cukup membantu para petani, seperti salah satunya di Kalurahan Banyusoca, Playen, Gunungkidul.
Lurah Banyusoca, Daman Huri pada Selasa (4/6/2024) mengatakan, kondisi alam wilayahnya memang cukup kering. Di Gunungkidul sebenarnya banyak sumber mata air bawah tanah.
“Harapannya kedepan, sumber-sumber mata air di bawah tanah bisa digunakan, keterbatasan masalah keilmuan bisa dikembangkan tidak hanya di Banyusoca,” kata Daman Huri.
Kedepannya, pengembangan teknologi air di bawah tanah akan diperluas sampai dengan 1.000 hektare. Menurutnya, para petani menyambut positif hal ini dengan harapan kegagalan panen tidak ada lagi.
“Mohon sekiranya, siapapun bisa mengadopsi bagaimana caranya menaikan potensi air di bawah tanah Gunungkidul,” ucap Daman Huri.
Para petani di wilayahnya saat ini menanam padi gogo sebagai solusi menghadapi kesulitas air, dan penanaman itu dimulai pada musim tanam kedua ini.(ulfa/TnsO)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....