Pentingnya Kajian Zuhud dalam Pembinaan Kepribadian

  • 25 Sep 2026 01:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Jetis memberikan ruang untuk mengembangkan karakter dengan pembinaan kepribadian. Kegiatan Sinar Kusuma tersebut disampaikan dalam Siraman Rohani Bada Asar di Masjid Cokrokusuman pada Jumat, 18 September 2026.

Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Jetis Ismiyati mengatakan tema dalam kajian adalah Zuhud dan Keutamaan Kefakiran. Melalui kegiatan tersebut Ismiyati mengingatkan kepada jamaah yang hadir untuk memiliki sikap zuhud seorang muslim dalam menjalani kehidupan.

“Zuhud bukan berarti meninggalkan dunia, melainkan dunia sebagai tujuan utama. Dengan sikap zuhud yang tercermin dengan tidak berlebihan mencintai kenikmatan dunia dan mengutamakan kehidupan akhirat,” katanya.

Melalui keutamaan kefakiran terdapat tiga hal yang istimewa adalah zikrullah, orang yang alim dan orang yang muta’alim. Para Jamaah di Masjid Cokrokusuman diajak untuk mengingat Allah dengan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Selain itu, mengutamakan kehidupan akhirat dengan memperbanyak dzikir dan pengamalan ilmu keagamaan. Dalam kajian dari Penyuluh Agama Islam KUA diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan. Sarana pembinaan tersebut agar masyarakat dapat bersikap sederhana dan penuh rasa syukur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....