Berkeringat Bikin Parfum Menyengat, Apa Solusinya?
- 10 Sep 2026 22:29 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Parfum merupakan pelengkap penampilan yang mampu meningkatkan rasa percaya diri sepanjang hari. Namun, menggunakan wewangian di tengah cuaca panas sering menimbulkan masalah karena aroma yang dihasilkan berubah menjadi terlalu pekat akibat kondisi suhu yang tinggi membuat molekul-molekul parfum menguap jauh lebih cepat dari permukaan kulit.
Laman rumahparfum.com menyebutkan kesalahan paling umum yang sering dilakukan orang adalah menyemprotkan parfum dalam jumlah terlalu banyak saat cuaca gerah. Padahal, keringat yang bercampur dengan cairan parfum yang pekat justru akan menciptakan aroma baru yang menyengat dan mengganggu orang di sekitar. Alih-alih menebarkan keharuman yang menenangkan, pemakaian yang berlebihan ini kerap memicu pusing bagi siapa saja yang menciumnya.
Pemilihan jenis parfum juga memegang peranan krusial dalam menentukan seberapa kuat aroma yang bertahan di kulit. Selama musim panas, sebaiknya hindari penggunaan eau de parfum atau parfum murni yang memiliki konsentrasi minyak wangi tinggi.
Pemilihan aroma atau notes parfum harus disesuaikan dengan kondisi suhu lingkungan yang sedang panas. Hindari aroma yang terlalu manis, pekat, atau beraroma rempah berat seperti vanila tebal, patchouli, atau kayu-kayuan pekat. Aroma-aroma segar seperti citrus, buah-buahan ringan, dan aroma laut (aquatic) adalah pilihan paling ideal untuk cuaca terik.
Hindari menyemprotkan parfum langsung ke area pakaian yang sering basah karena keringat karena dapat meninggalkan noda dan aroma tak sedap. Pilihlah titik-titik nadi utama seperti pergelangan tangan, leher bagian belakang, atau area di balik lutut untuk membantu menyebarkan aroma secara alami.
Kulit yang kering ternyata membuat molekul parfum lebih cepat menguap dan terkadang menciptakan aroma yang terasa tajam. Mengaplikasikan pelembap atau losion tubuh tanpa aroma (unscented) sebelum menyemprotkan parfum adalah langkah cerdas yang sering dilewatkan. akan langsung hilang atau berubah menyengat saat cuaca sedang panas-panasnya.
Teknik penyimpanan botol parfum di rumah juga berdampak besar pada kualitas dan stabilitas aroma cairan di dalamnya. Paparan sinar matahari langsung dan suhu ruangan yang tinggi dapat merusak struktur kimiawi minyak wangi di dalam botol kaca. Akibatnya, parfum kesayangan Anda bisa berbau apek, tengik, atau menjadi jauh lebih menyengat saat diaplikasikan ke kulit.
Menjaga kesegaran tubuh di tengah cuaca panas tidak hanya bergantung pada parfum semata, melainkan juga kebersihan tubuh secara keseluruhan. Mandi secara teratur dan mengenakan pakaian berbahan katun yang mudah menyerap keringat akan memaksimalkan kinerja wewangian tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....