Karhutla Ancam Satwa dan Tanaman, Kerusakan Ekosistem Jadi Dampak Terbesar
- 07 Sep 2026 06:59 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Satwa dan tanaman menjadi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi setiap musim kemarau.
Komunitas Yayasan Wahana Gerakan Lestari Indonesia menyoroti masifnya karhutla di Indonesia yang terjadi setiap tahunnya pada musim kemarau.
"Yang terdampak oleh kebakaran hutan dan lahan ini banyak sekali korbannya, tidak hanya flora, namun fauna juga terdampak kerugian ekologis," ucap Susilo Irwanjasmoro dalam siaran Ngobras Pro1 RRI Yogyakarta, Kamis 3 September 2026.
Ia menjelaskan, bagi satwa yang memiliki mobilitas tinggi mereka bisa terbang dan menghindar dari lokasi kebakaran. Namun masalah utama adalah rusaknya ekosistem yang menyebabkan satwa kehilangan sumber pangan.
"Satwa yang hidup di tanah pasti akan mati karena terkepung api. Kemudian biota yang hidup di lahan gambut yang banyak ikannya, ataupun biota lain akan mati karena suhu air meningkat," katanya.
Susilo menekankan pentingnya peningkatan kesadaran manusia. Menurutnya, manusia tidak hanya perlu bersikap humanis, tetapi juga ekologis.
"Kita perlu meng-upgrade diri agar bisa fokus kepada lingkungan, makhluk hidup yang lain, dan benda tidak hidup yang penting dalam ekosistem," ujarnya.(Rifa Hanafi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....