Peserta Inkubasi SEGARA Karya UNY Resmi Lulus

  • 05 Sep 2026 09:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Peserta Inkubasi SEGARA Karya PPK Ormawa KSI Mist FMIPA UNY Tahun 2026 resmi menyelesaikan rangkaian kegiatan inkubasi. Momentum kelulusan berlangsung di Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Sabtu 29 Agustus 2026, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta sekaligus penanda dimulainya tahapan produksi dan pengembangan produk.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNY Prof. Dr. Iis Prasetyo, M.M., Wakil Dekan FMIPA UNY Dr. Ali Mahmudi, M.Pd., Staf Ahli Bidang Minat Khusus UNY Dr. Ridho Gata Wijaya, Dr. Ridho Gata Wijaya, M.Or., pelaksana PPK Ormawa KSI Mist FMIPA UNY, serta para peserta Inkubasi SEGARA Karya.

Rangkaian acara diawali pembukaan dan sambutan Ketua PPK Ormawa KSI Mist FMIPA UNY, Muhammad Dahron Mustofa Maksum. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan secara konsisten sejak pelatihan dimulai pada Juli hingga pelaksanaan kelulusan.

(Foto: Dok. PPK Ormawa KSI Mist FMIPA UNY)

Maksum menilai kehadiran dan partisipasi peserta menjadi bagian penting dalam keberhasilan pelaksanaan program. Ia juga mengingatkan bahwa kelulusan bukan merupakan akhir dari seluruh rangkaian SEGARA Karya, melainkan tahap awal untuk menuju pengembangan produk dan kegiatan berikutnya. “Terima kasih kepada ibu-ibu semuanya karena dari awal bulan Juli untuk pelatihan hingga kelulusan hari ini dapat hadir,” ujar Maksum.

Setelah menyelesaikan tahap inkubasi, peserta akan diarahkan untuk mempersiapkan diri menuju SEGARA Raya. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menampilkan sekaligus mengembangkan berbagai produk yang telah dirintis selama program, di antaranya galantin, dimsum, kecap, kerupuk, dan produk marinasi.

Selain pengembangan produk, rangkaian SEGARA Karya juga telah mendapatkan publikasi melalui media digital dan media cetak. Publikasi tersebut diharapkan dapat membantu memperkenalkan program sekaligus meningkatkan perhatian masyarakat terhadap produk yang dihasilkan peserta.

(Foto: Dok. PPK Ormawa KSI Mist FMIPA UNY)

Sementara itu, Wakil Dekan FMIPA UNY Dr. Ali Mahmudi, M.Pd. memberikan apresiasi atas konsistensi peserta mengikuti program selama kurang lebih dua bulan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kalurahan Sidoagung dan masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan PPK Ormawa KSI Mist FMIPA UNY.

Ali menekankan pentingnya keberlanjutan program setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan PPK Ormawa. Menurutnya, berbagai inisiasi yang telah dibangun selama program perlu dilanjutkan oleh peserta dan masyarakat agar manfaat kegiatan tidak berhenti ketika program mahasiswa berakhir. “Dua bulan ini semoga bermanfaat. Peluang tindak lanjutnya besar sekali ketika teman-teman pergi Oktober nanti. Apa yang sudah diinisiasi bisa ditindaklanjuti, termasuk kelembagaan dan kepengurusan,” ucap Ali.

Pengembangan produk juga dinilai memiliki peluang ekonomi karena berkaitan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat. Produk seperti kerupuk dan dimsum, misalnya, dapat terus dikembangkan dari sisi kualitas, kemasan, pemasaran, hingga perluasan jaringan konsumen. Peluang pemasaran juga dapat diperkuat melalui jejaring kelembagaan di tingkat kalurahan, termasuk kemungkinan pengembangan melalui Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

Pada kesempatan tersebut, turut dilaksanakan penyerahan simbolis kelulusan kepada perwakilan peserta oleh Dr. Ali Mahmudi, M.Pd. Prosesi tersebut menjadi simbol berakhirnya tahap inkubasi sekaligus kesiapan peserta memasuki tahap produksi dan pengembangan usaha. Acara kemudian dilanjutkan dengan dokumentasi bersama dan penyampaian materi oleh Lutfi sebagai bagian dari pembekalan tindak lanjut SEGARA Karya.

Melalui kelulusan ini, PPK Ormawa KSI Mist FMIPA UNY berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus dimanfaatkan untuk mengembangkan produk serta memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat Kalurahan Sidoagung. Program SEGARA Karya diharapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berkembang menjadi kegiatan produktif yang mampu memperkuat kelembagaan, membuka peluang usaha, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....