Rasulullah SAW sebagai Teladan dalam Kehidupan

  • 29 Agt 2026 05:43 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta — Menjawab pertanyaan Pak Beny salah satu pendengar RRI dari Condongcatur mengenai kandungan Surat Al-Ahzab ayat 21, Ustaz Indra Putra Bil Faqih, S.Sos.I., M.Sc., (pengasuh Pondok Pesantren Madaniah) dalam program Mutiara Pagi RRI Yogyakarta, menjelaskan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam seluruh aspek kehidupan.

Menurut Ustaz Indra, Surat Al-Ahzab ayat 21 menegaskan bahwa pada diri Rasulullah SAW terdapat uswatun hasanah atau suri teladan yang baik bagi umat manusia. Keteladanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga mencakup kehidupan rumah tangga, hubungan dengan lingkungan, kehidupan bermasyarakat, hingga persoalan hukum dan kehidupan bernegara.

Surat Al-Ahzab ayat 21

Laqad kāna lakum fī rasụlillāhi uswatun ḥasanatul limang kāna yarjullāha wal-yaumal-ākhira wa żakarallāha kaṡīrā.

Artinya"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."

“Rasulullah SAW adalah teladan dalam segala hal. Mulai dari kehidupan rumah tangga, bagaimana berinteraksi dengan lingkungan, bermasyarakat, menjalankan hukum, hingga bagaimana menjadi pemimpin dalam kehidupan bernegara,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperbanyak zikir dan selalu mengingat Allah SWT dalam setiap keadaan. Menurutnya, seorang pemimpin hendaknya menjadi pribadi yang tahu diri, menyadari amanah dan tanggung jawabnya, serta bersedia tunduk dan diatur oleh aturan Allah SWT.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, pada dasarnya juga sejalan dengan prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari sila pertama Pancasila, yaitu “Ketuhanan Yang Maha Esa”, yang menempatkan nilai ketuhanan sebagai landasan penting dalam kehidupan berbangsa.

Ustaz Indra menambahkan bahwa manusia tidak cukup hanya memiliki hubungan yang baik dengan sesama manusia, tetapi juga harus membangun hubungan yang baik dengan Allah SWT dan menjaga hubungan dengan alam serta lingkungan sekitarnya.

Akhlak, menurutnya, menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis. Ketika manusia mampu berakhlak baik kepada Allah SWT, kepada sesama manusia, dan kepada alam, maka kehidupan akan menjadi lebih tertib, damai, dan penuh keberkahan.

Pesan dari Surat Al-Ahzab ayat 21 tersebut pada akhirnya mengajak umat Islam untuk tidak hanya mengagumi Rasulullah SAW, tetapi juga berusaha meneladani akhlak, kepemimpinan, tanggung jawab, serta cara beliau menjalani kehidupan. Dengan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dan menjadikan nilai-nilai ketuhanan sebagai landasan dalam bertindak, diharapkan tercipta kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsa yang lebih baik serta mendapat keberkahan dari Allah SWT.(rh)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....