Luar Negeri Buka Peluang Kerja bagi Perawat Indonesia

  • 23 Agt 2026 14:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebanyak 126 Ners (perawat profesional) baru UMY, mengucapkan sumpah profesi dalam seremonial Sumpah Profesi Ners ke-33 di Sportorium UMY, Kamis, 20 Agustus 2026. Para lulusan didorong untuk tidak membatasi orientasi karier pada peluang kerja di dalam negeri.

Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga keperawatan di berbagai negara, lulusan Ners UMY memiliki peluang untuk mengembangkan kompetensi sekaligus berkarier hingga tingkat internasional. Hal itu disampaikan Wakil Rektor UMY Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan, Profesor Slamet Riyadi,

”Dalam satu tahun terakhir UMY telah menerima permintaan tenaga perawat untuk bekerja di sejumlah negara, antara lain Jepang, Taiwan, Arab Saudi, dan Jerman,” katanya. ”Peluang itu menunjukkan, kompetensi lulusan keperawatan tidak hanya dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan di dalam negeri.”

Maka, Profesor Slamet meminta para Ners baru agar memandang kelulusan dan sumpah profesi sebagai awal untuk terus mengembangkan kapasitas profesional mereka. Sekaligus memperluas ruang pengabdian.

“Kalian punya kesempatan global, kesempatan yang luar biasa untuk bisa mengabdi tidak hanya di Indonesia,” ucapnya. ”Tetapi juga untuk semesta alam ini.”

Peluang tersebut sejalan dengan tingginya kebutuhan tenaga perawat Indonesia di sejumlah negara. Pada 2026, misalnya, pemerintah Indonesia memberangkatkan 313 pekerja migran Indonesia yang terdiri atas perawat dan careworker ke Jepang.

Pemberangkatan itu melalui skema Government to Government (G to G), serta dalam kerangka Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA). Sementara itu, Jerman membuka kebutuhan sebanyak 300 perawat Indonesia melalui program G to G pada 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....