Workshop UNY Perkuat Disposisi Matematika Guru Kulon Progo
- 19 Agt 2026 05:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo - Tim PPM DLK Depdikmat FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang diketuai Husna Arifah, M.Sc., menyelenggarakan Workshop Pendampingan Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Penguatan Disposisi Matematika Siswa bagi guru Matematika SMP anggota MGMP Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui pendampingan luring pada Kamis 23 Agustus 2026, pendampingan daring pada Rabu (30/7/2026), serta penugasan terstruktur. Sebanyak 30 guru Matematika mengikuti rangkaian kegiatan yang ditujukan untuk memperkuat strategi pendampingan TKA sekaligus membangun sikap positif siswa terhadap matematika.
Agenda luring pada 23 Juli 2026 berlangsung di SMP Negeri 1 Pengasih dan dibuka Ketua MGMP Matematika SMP Kabupaten Kulon Progo, Sudaryanta, S.Pd. Kegiatan terbagi dalam tiga sesi pemaparan materi yang membahas penguatan disposisi matematika, optimalisasi pembelajaran dan asesmen untuk persiapan TKA, serta sikap guru terhadap pengajaran matematika. Rangkaian materi tersebut dirancang agar peserta memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah.
Sesi pertama menghadirkan Nila Mareta Murdiyani, S.Pd., M.Sc. yang menyampaikan materi “Penguatan Disposisi Matematika”. Pembahasan menekankan pentingnya sikap positif, ketangguhan, kepercayaan diri, serta kemampuan siswa untuk tetap berusaha ketika menghadapi persoalan matematika. Penguatan disposisi dinilai penting mengingat capaian TKA Matematika di Indonesia, termasuk di Kulon Progo, masih memerlukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan. “Disposisi matematika perlu diperkuat karena siswa tidak hanya membutuhkan kemampuan menyelesaikan soal, tetapi juga ketangguhan dan kepercayaan diri ketika menghadapi tantangan,” ujarnya.

Materi berikutnya disampaikan Husna Arifah, M.Sc. melalui topik “Optimalisasi Pembelajaran dan Asesmen dalam Mempersiapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA)”. Peserta diajak merefleksikan capaian siswa sekaligus mengevaluasi efektivitas pembelajaran dan asesmen yang selama ini diterapkan. Diskusi kemudian diarahkan pada penyusunan skenario pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. “Guru perlu melakukan refleksi terhadap capaian siswa agar pembelajaran dan asesmen yang dirancang benar-benar mampu mendukung kesiapan mereka menghadapi TKA,” ucapnya.
Sesi ketiga menghadirkan Heru Sukoco, S.Si., M.Pd. dengan materi “Sikap Guru terhadap Pengajaran Matematika”. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai keterkaitan sikap guru dengan pembentukan sikap siswa terhadap matematika. Guru didorong menciptakan suasana pembelajaran yang lebih ramah, positif, dan menginspirasi sehingga siswa tidak memandang matematika sebagai mata pelajaran yang menakutkan. Sikap guru dalam mengajarkan matematika diharapkan dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong tumbuhnya ketertarikan dan kepercayaan diri siswa.
Pendampingan kemudian dilanjutkan secara daring pada 30 Juli 2026 dengan menghadirkan Endah Retnowati, Ph.D. yang menyampaikan materi “Motivasi Belajar Siswa”. Peserta diajak merefleksikan tingkat motivasi guru dalam mengajarkan matematika dan motivasi siswa dalam mempelajarinya. Pembahasan difokuskan pada strategi pemberian motivasi melalui penerapan prompt motivasi yang dapat membantu guru mengelola kelas secara lebih bermakna. Melalui rangkaian workshop dan penugasan terstruktur tersebut, para guru diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pembelajaran sehari-hari sehingga siswa SMP di Kulon Progo tidak hanya lebih siap menghadapi TKA, tetapi juga tumbuh menjadi pembelajar yang tangguh, percaya diri, dan memiliki kecintaan terhadap matematika.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....