PPKO UNY Latih KWT Sidoagung Olah Ikan Bawal Jadi Kerupuk dan Kecap
- 16 Agt 2026 06:18 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) KSI MIST FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menggelar kegiatan SEGARA Karya di Kalurahan Sidoagung Sabtu, 8 Agustus 2026. Agenda ketiga dalam rangkaian program SEGARA ini berfokus pada pelatihan pengolahan produk perikanan untuk meningkatkan keterampilan dan nilai tambah ekonomi masyarakat setempat.
Kegiatan ini dihadiri Ad Hoc Kemahasiswaan UNY Dr Hamdhan Djainudin, Dosen Pendamping PPKO Dr Winarto, Lurah Sidoagung Edy Utomo, Ketua Ormawa KSI MIST FMIPA UNY Muhammad Roihan, serta anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kalurahan Sidoagung. Kehadiran berbagai pihak tersebut memperkuat sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal.

Pada pelatihan kali ini, para peserta mendapat pendampingan langsung mengolah ikan bawal menjadi kerupuk dan kecap. Daging ikan bawal dimanfaatkan sebagai bahan baku kerupuk, sedangkan bagian tulangnya diolah menjadi kecap. Pemanfaatan seluruh bagian ikan ini menjadi solusi efektif untuk mengoptimalkan bahan baku sekaligus mengurangi limbah pengolahan.
Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang berhasil memproduksi dimsum berbahan ikan lele dan galantin ikan nila. Produk-produk tersebut mulai dipasarkan secara pre-order dan mendapat respons positif. Keberhasilan ini membuka peluang perluasan diversifikasi produk olahan perikanan serta potensi usaha baru bagi warga Sidoagung.
Ad Hoc Kemahasiswaan UNY Dr Hamdhan Djainudin mengapresiasi kolaborasi mahasiswa dan warga dalam program yang lolos seleksi Belmawa Diktisaintek ini. Menurutnya, gagasan mahasiswa harus terus dikembangkan agar memberikan dampak berkesinambungan. "Semoga ide-ide yang ada tidak hanya dapat diwujudkan, tetapi juga dapat berkelanjutan," ujarnya.

Lurah Sidoagung Edy Utomo menyambut baik kerja sama pelatihan pengolahan perikanan tersebut. Ia menyebut Sidoagung memiliki potensi besar pengembangan produk perikanan, seperti abon lele yang pernah diproduksi KWT. "Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ucapnya.
Keberlanjutan program akan didorong melalui puncak acara SEGARA Raya pada Sabtu, 19 September 2026 di Lapangan Ahmad Zaeni. Kegiatan tersebut akan menjadi wadah promosi dan pemasaran seluruh produk olahan berbasis perikanan hasil kreasi warga Kalurahan Sidoagung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....