PPKO UNY Berhasil Tingkatkan Mutu UMKM Olahan Ikan Sidoagung
- 06 Agt 2026 22:31 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) KSI MIST FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui penyelenggaraan Edukasi Standardisasi Produk Olahan Ikan serta Higienitas dan Sanitasi Produksi di Balai Kalurahan Sidoagung, Sabtu, 1 Agustus pekan lalu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pendampingan kepada pelaku UMKM olahan ikan guna meningkatkan kualitas produk, keamanan pangan, legalitas usaha, serta daya saing di pasar yang lebih luas sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Sidoagung Edy Utomo, Kepala Tata Laksana Kalurahan Sidoagung Waris, perwakilan Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Yogyakarta Dr. Hamdhan Djainudin, M.Pd., serta dua narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, yakni Chrisna Wardhani, S.Farm., Apt. dan Rr. Niken Prabaningrum, S.K.M. Puluhan pelaku UMKM olahan ikan yang menjadi peserta pendampingan PPKO KSI MIST FMIPA UNY turut mengikuti kegiatan dengan antusias untuk memperdalam pemahaman mengenai standar keamanan pangan dan legalitas usaha.
Mewakili Bidang Kemahasiswaan UNY, Dr. Hamdhan Djainudin mengapresiasi konsistensi mahasiswa dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas UMKM di tingkat desa.
"Kami mengapresiasi PPKO KSI MIST FMIPA UNY yang terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Harapannya, kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM di Kalurahan Sidoagung," ujarnya.
Materi pertama disampaikan oleh Rr. Niken Prabaningrum, S.K.M. mengenai standardisasi produk olahan ikan. Ia menjelaskan bahwa setiap produk pangan yang dipasarkan wajib memenuhi persyaratan mutu, aman dikonsumsi, serta memiliki legalitas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai bentuk perizinan usaha pangan, mulai dari Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), hingga izin edar BPOM, termasuk tahapan pengurusannya melalui sistem OSS-RBA.

Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Chrisna Wardhani, S.Farm., Apt. yang mengulas pentingnya penerapan higienitas dan sanitasi pada seluruh proses produksi pangan. Ia menekankan bahwa kualitas produk tidak hanya ditentukan oleh cita rasa, tetapi juga oleh penerapan prosedur keamanan pangan sejak penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian kepada konsumen.
"Penerapan higiene dan sanitasi harus dilakukan secara konsisten pada setiap tahapan produksi agar produk yang dihasilkan aman, berkualitas, dan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen," ucapnya.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai proses pengurusan legalitas usaha, persyaratan keamanan pangan, hingga penerapan prinsip First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO) dalam penyimpanan bahan baku. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya semangat untuk meningkatkan kualitas produk olahan ikan agar mampu memenuhi standar yang ditetapkan dan memiliki daya saing yang lebih baik.
Sebagai penutup, Tim PPKO KSI MIST FMIPA UNY menyerahkan plakat kepada narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam peningkatan kapasitas masyarakat. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama. Melalui sinergi antara UNY, Pemerintah Kalurahan Sidoagung, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya UMKM olahan ikan yang tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memenuhi standar keamanan pangan, memiliki legalitas usaha yang lengkap, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....