Makna Ilustrasi Induk Ayam dalam Misa Tahbisan Imam SJ di Kotabaru
- 05 Agt 2026 07:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Perjalanan iman seorang imam merupakan proses panjang yang berpuncak pada penerimaan Sakramen Imamat. Umat Katolik menghadiri Misa Tahbisan Imam Serikat Jesus (SJ) di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta pada Rabu, 29 Juli 2026. Dalam perayaan tersebut, pentahbisan dipimpin oleh Uskup Emeritus Keuskupan Banjarmasin Mgr. Petrus Boddeng Timang.
Pada bagian depan altar gereja, terdapat lukisan karya Gelar Prakosa yang menampilkan ilustrasi induk ayam berwarna-warni mengumpulkan anak-anaknya di bawah kepakan sayap. Karya visual ini terinspirasi dari diskusi panjang mengenai sosok Kristus sebagai pelindung umat, sebagaimana gambaran induk ayam yang siap mengorbankan diri demi memberikan kasih, pengampunan, dan kehidupan baru.
| Baca juga: Ribuan Umat Katolik Ikuti Misa Kamis Putih |
Gambar tersebut melambangkan figur ibu yang penuh kelembutan dalam melindungi anak-anaknya yang rapuh. Melalui simbol ini, para imam yang ditahbiskan dipanggil untuk menjadi representasi Tubuh Kristus yang memiliki kekuatan dalam pelayanan, kerendahan hati, serta kasih pengorbanan kepada sesama.
Suasana sakral Misa Tahbisan turut menghadirkan harapan dari umat yang hadir. Mahasiswa Jurusan Psikologi Universitas Sanata Dharma Gracia menyampaikan harapannya agar para imam baru dapat mendampingi perjalanan iman masyarakat secara berkelanjutan.
“Semoga Romo-Romo yang ditahbiskan bisa semakin dekat dengan umat-Nya dan tekun dalam Kristus. Lebih bisa memajukan Katolik,” katanya, Rabu, 5 Agustus 2026.
Melalui tahbisan imamat ini, para imam anyar Serikat Jesus diharapkan mampu mewujudkan semangat kasih dan perlindungan dalam karya pelayanan mereka di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....