Lima Imam Serikat Jesus Resmi Ditahbiskan di Kotabaru Yogyakarta
- 03 Agt 2026 07:37 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tahbisan imam merupakan buah dari proses pembinaan, pendidikan, doa, dan pengorbanan yang didukung penuh oleh keluarga serta gereja.
Uskup Emeritus Keuskupan Banjarmasin menahbiskan lima Imam Serikat Jesus (SJ) di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru pada Rabu, 29 Juli 2026. Kelima imam baru yang menerima sakramen imamat tersebut adalah Romo Andreas Agung Nugroho SJ, Romo Dionisius Amadea Prajna Putra Mahardika SJ, Romo Filipus Frederick Ray Popo SJ, Romo Gregorius Agung Satriyo Wibisono SJ, dan Romo Klaus Heinrich Raditio SJ.
| Baca juga: Teladan Hidup dari Romo Bernhard Kieser SJ |
Sebelum ditahbiskan menjadi imam, empat di antaranya menjalani tahbisan diakon oleh Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko di Kapel Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta pada Senin, 26 Januari 2026. Keempat frater SJ tersebut lalu menjalankan tugas pelayanan diakonat sebelum akhirnya melangkah ke jenjang imamat.
Dalam Gereja Katolik, seorang imam bertugas memimpin perayaan Ekaristi, melayani sakramen-sakramen, serta memberikan bimbingan rohani bagi umat.
Penulis Stefanus M Marbun dalam buku Umat Allah sebagai Imamat Rajani menyebutkan bahwa pelayanan bagi umat universal adalah jiwa seorang imam. Hal ini berarti melayani Tuhan dalam diri umat-Nya, dengan seluruh pelayanan yang bermuara pada Yesus.
Sebagai umat pilihan, imam dipanggil menjadi pengantara umat manusia dengan Allah sekaligus mewartakan Injil. Di tengah kemajuan teknologi, para imam baru ini diharapkan dapat terus memperbarui metode pewartaan dengan menghidupi nilai-nilai religius dan gaya hidup para rasul.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....